Sukapura - Pelayanan masyarakat yang optimal berawal dari koordinasi yang baik di lingkungan tempat warga beraktivitas sehari-hari. Untuk memastikan program kemasyarakatan berjalan sesuai kebutuhan warga, Kelurahan Sukapura melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) tingkat RW di wilayah RW 07, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara jajaran kelurahan, pengurus wilayah, dan para kader untuk membahas pelaksanaan program, mengevaluasi berbagai kegiatan, serta mengidentifikasi persoalan yang memerlukan perhatian bersama.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Ketua Rukun Tetangga (RT), pengurus Dasawisma, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), juru pemantau jentik (Jumantik), serta kader Posyandu RW 07. Keterlibatan berbagai unsur ini mencerminkan pentingnya kerja sama dalam mendukung pelayanan masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Dalam pelaksanaannya, Monev tidak hanya menjadi sarana untuk meninjau kegiatan yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat komunikasi mengenai tantangan yang dihadapi di lingkungan. Berbagai informasi dari pengurus RT dan kader menjadi bagian penting dalam memahami kondisi wilayah sekaligus menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Peran kader di tingkat RW menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan ini. Kader PKK dan Dasawisma, misalnya, berperan dalam mendukung kegiatan pemberdayaan keluarga serta pendataan masyarakat. Sementara itu, Jumantik turut berperan dalam pemantauan jentik nyamuk sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit, dan kader Posyandu mendukung pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Sinergi di antara unsur-unsur tersebut diperlukan agar pelaksanaan program kemasyarakatan dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan. Koordinasi yang baik juga membantu memastikan informasi mengenai kondisi warga, kesehatan lingkungan, dan kebutuhan pelayanan dapat disampaikan kepada pihak terkait secara tepat.
Melalui forum dialog ini, jajaran Kelurahan Sukapura bersama pengurus wilayah dan para kader diharapkan dapat mengidentifikasi kendala di lapangan, menyamakan pemahaman, serta menyusun langkah perbaikan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan demikian, hasil evaluasi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelaksanaan Monev tingkat RW juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan warga. Kedekatan pengurus lingkungan dan kader dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menyampaikan informasi, mendukung program pemerintah, serta mendeteksi berbagai persoalan sejak dini.
