Sukapura– Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni memilah sampah dari rumah. Semangat inilah yang terus digaungkan pengurus dan warga RT 05 RW 08 Kelurahan Sukapura melalui kegiatan pemilahan sampah rumah tangga yang dilakukan secara konsisten sebagai upaya mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Gerakan ini menjadi bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Dengan membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, warga turut berperan dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, warga melakukan pemisahan sampah organik dan anorganik sebelum disalurkan ke sistem pengelolaan sampah dan bank sampah di wilayah. Langkah tersebut tidak hanya membantu mempermudah proses pengolahan sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah yang dikelola dengan benar dapat memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Lurah Sukapura, Mursani mengapresiasi komitmen pengurus dan warga RT 05 RW 08 yang terus menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Konsistensi warga dalam memilah sampah dari rumah merupakan fondasi penting untuk mengurangi timbulan sampah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung terciptanya kawasan permukiman yang lebih sehat dan nyaman.
Melalui gerakan tersebut, Kelurahan Sukapura berharap kebiasaan memilah sampah dari sumbernya dapat terus berkembang menjadi budaya sehari-hari di tengah masyarakat. Semangat yang ditunjukkan warga RT 05 RW 08 diharapkan mampu menginspirasi RT/RW lainnya untuk melakukan langkah serupa dan memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
