Pemerintahan
Unit Suku Badan Perencanaan Pembangunan
30 September 2025 27

Peninjauan Lapangan Pos Pemadam Kebakaran dan Monitoring Kondisi Kapal Pemadam Kebakaran di Wilayah Kepulauan Seribu

Kominfotik-Admin

Penulis

Jakarta Utara, 29 September 2025 – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan sistem penanggulangan kebakaran di wilayah Kepulauan Seribu, telah dilaksanakan peninjauan lapangan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) sekaligus monitoring kondisi kapal pemadam kebakaran (tugboat) yang beroperasi di kawasan tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan fasilitas, sarana, dan prasarana penanggulangan kebakaran di Kepulauan Seribu berada dalam kondisi optimal, mengingat tantangan geografis wilayah kepulauan yang berbeda dengan kawasan daratan. Keberadaan pos dan kapal tugboat pemadam kebakaran menjadi elemen penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, sekaligus memberikan respon cepat ketika terjadi kondisi darurat.

Dalam peninjauan, dilakukan evaluasi terhadap kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta kondisi fisik kapal tugboat yang menjadi armada utama pemadaman di laut. Selain itu, dibahas pula mengenai pemeliharaan rutin, ketersediaan logistik, dan strategi koordinasi antarinstansi guna memastikan setiap potensi risiko dapat ditangani secara terpadu.

Kepala Subanppeda Jakarta Utara, Hindradman Dewantoro, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari perencanaan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kepulauan Seribu memiliki karakteristik unik yang memerlukan strategi khusus. Peninjauan ini bukan hanya soal teknis, tapi juga bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan publik, termasuk penanggulangan kebakaran, bisa hadir secara merata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sub Kelompok Pemerintahan Subanppeda Jakarta Utara, Fadrian Ilyas, menyoroti perlunya integrasi lintas sektor.

“Kami ingin memastikan hasil temuan di lapangan ini dapat menjadi bahan kajian yang konkret untuk kebijakan ke depan. Sinergi antara perencanaan dan operasional akan menentukan efektivitas layanan di Kepulauan Seribu,” jelasnya.

Dari sisi operasional, perwakilan Damkar Kepulauan Seribu, Sumarno, menyampaikan kondisi riil dan tantangan di lapangan.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik, tapi memang perlu dukungan dalam hal perawatan kapal pemadam dan peningkatan fasilitas. Dengan adanya peninjauan bersama ini, kami merasa lebih diperhatikan dan optimis pelayanan dapat ditingkatkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sistem penanggulangan kebakaran di Kepulauan Seribu dapat semakin tangguh, adaptif, dan selaras dengan visi pembangunan Jakarta sebagai kota yang aman, tangguh bencana, dan berkelanjutan.

Bagikan Berita