Jakarta, 16 Januari 2025 ā Suasana ceria menyelimuti kebun Gangnam yang terletak di kawasan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada pagi hari ini. Sebuah kegiatan panen kangkung bersama digelar dengan penuh semangat oleh masyarakat setempat, yang dipimpin oleh Ibu Endang, Ketua Pokja III PKK Kota Administrasi Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi momen istimewa, mengingat pentingnya peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian.
Panen kangkung yang dihasilkan dari kebun urban ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program pengelolaan lahan produktif, tetapi juga sebagai upaya untuk mendekatkan masyarakat dengan konsep hidup sehat melalui konsumsi sayuran segar. Kegiatan ini diikuti oleh warga sekitar, anggota PKK, serta para petani urban yang telah aktif mengelola kebun tersebut.
Ibu Endang, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap partisipasi warga yang telah berkontribusi dalam pengelolaan kebun Gangnam. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat dapat saling bekerja sama untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat kota. "Dengan adanya kebun seperti ini, kita tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan sehat, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mari kita terus menjaga kebun ini dengan baik, agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kita semua," kata Ibu Endang.
Kebun Gangnam, yang berlokasi di kawasan Pegangsaan Dua, telah menjadi contoh sukses urban farming yang mengedepankan prinsip keberlanjutan. Tidak hanya menanam kangkung, warga juga mengelola berbagai jenis sayuran lain yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta sebagai wadah edukasi bagi masyarakat tentang pertanian yang ramah lingkungan.
Kegiatan panen ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak masyarakat di Jakarta Utara untuk terlibat dalam kegiatan pertanian urban. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan yang didatangkan dari luar daerah.
Sebagai penutup, para peserta panen bersama Ibu Endang merayakan hasil kebun dengan penuh suka cita, menikmati hasil kerja keras mereka yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat luas.
