Umum
Kelurahan Kebon Bawang
03 November 2026 7

Dukung Lingkungan Ramah Ekologi, Lurah Kebon Bawang Tinjau Pembuatan Kompos Organik di RPTRA Bawang Putih

Kelurahan Kebon Bawang

Penulis

KEBON BAWANG – Dalam rangka mendorong percepatan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya serta mewujudkan lingkungan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, Kelurahan Kebon Bawang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos. Agenda edukasi lingkungan dan aksi hijau yang berlangsung dengan penuh antusiasme, tertib, dan edukatif ini dipusatkan di kawasan RPTRA Bawang Putih, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin, 2 November 2026.

Kegiatan pengelolaan sampah organik ini dihadiri dan didampingi langsung oleh Lurah Kebon Bawang, Fahmi Zulfikar, bersama jajaran Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang), jajaran pengelola RPTRA Bawang Putih, perwakilan Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader Bank Sampah kewilayahan, serta puluhan warga masyarakat setempat. Kehadiran lintas elemen kemasyarakatan dan aparatur ini mempertegas komitmen bersama dalam mentransformasikan RPTRA tidak hanya sebagai ruang publik terbuka ramah anak, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan percontohan pengolahan lingkungan ramah ekologi di tingkat kelurahan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik mendalam mengenai teknis pengolahan sampah rumah tangga organik—seperti sisa sayuran, kulit buah, daun-daun kering kawasan RPTRA, dan sisa makanan—agar dapat diubah menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi. Menggunakan metode komposter cair dan padat serta pemanfaatan cairan mikroorganisme pengurai (EM4), petugas pendamping memperagakan secara langsung tahapan pencacahan bahan organik, pencampuran formula pengurai, hingga proses pematangan kompos yang tidak menimbulkan bau menyengat. Hasil akhir dari proses pembuat kompos ini nantinya dimanfaatkan secara mandiri untuk pemeliharaan taman dan area penghijauan urban farming di RPTRA Bawang Putih serta didistribusikan kepada warga sekitar.

Langkah inovasi lingkungan berbasis komunitas ini diapresiasi secara luas oleh jajaran pimpinan wilayah. Di sela-sela peninjauan dan pengerjaan pengolahan kompos di lokasi, Lurah Kebon Bawang, Fahmi Zulfikar, menekankan betapa pentingnya membangun kesadaran kolektif warga untuk mengurangi beban produksi sampah harian yang dibuang ke TPA.

"Kegiatan pengolahan sampah organik menjadi kompos di RPTRA Bawang Putih ini merupakan langkah konkret dan strategis dalam mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap pemilahan sampah dari tempat tinggal masing-masing. Kami berharap keterampilan yang didapatkan di sini dapat diterapkan secara mandiri oleh warga di lingkungan rumah, sehingga mampu mengurangi volume pengiriman sampah ke TPA Bantar Gebang sekaligus menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi pemeliharaan tanaman di lingkungan pemukiman Kelurahan Kebon Bawang," ujar Lurah Kebon Bawang, Fahmi Zulfikar, saat memberikan pengarahannya di RPTRA Bawang Putih.

Melalui penyelenggaraan kegiatan pengolahan sampah organik yang berkesinambungan ini, Pemerintah Kelurahan Kebon Bawang optimistis dapat meningkatkan taraf kesadaran ekologis warga, memperkuat jaringan bank sampah, serta mewujudkan lingkungan pemukiman Kelurahan Kebon Bawang yang bersih, hijau, asri, dan berwawasan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.

Bagikan Berita