Jakarta Utara - Dalam upaya memperkuat perlindungan kesehatan bagi para petugas pelayanan kewilayahan serta mengakselerasi penanggulangan penyakit menular di tingkat lokal, Kelurahan Kebon Bawang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tuberkulosis (TBC) khusus bagi para tenaga Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP). Agenda pembinaan dan edukasi kesehatan kerja yang berlangsung interaktif, tertib, dan khidmat ini dipusatkan di Aula RPTRA Bawang Putih, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan Monev TBC ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran kolektif para PJLP—termasuk di dalamnya jajaran Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau Pasukan Oranye serta pengelola RPTRA—mengenai bahaya, strategi pencegahan, pentingnya deteksi dini melalui penapisan (screening), hingga tata cara penanganan penyakit Tuberkulosis secara tepat dan tuntas. Mengingat tinggi intensitas dan mobilitas tugas para PJLP yang bersentuhan langsung dengan lingkungan outdoor dan masyarakat setiap hari, pemahaman komprehensif mengenai kesehatan respirasi menjadi modal vital dalam menjaga produktivitas kerja sekaligus memutus rantai penularan di lingkungan tempat tinggal maupun tempat kerja.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta yang hadir mendapatkan pembekalan materi teknis dan penyuluhan kesehatan secara langsung dari tim medis profesional Puskesmas Kelurahan Kebon Bawang. Narasumber memaparkan secara rinci mengenai gejala-gejala klinis utama TBC—seperti batuk berdahak terus-menerus selama lebih dari dua minggu, demam pada malam hari, berkeringat tanpa aktivitas fisik, penurunan berat badan, hingga rasa lemas—serta menekankan bahwa TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan secara total apabila terdeteksi sejak awal dan menjalani pengobatan secara teratur sesuai petunjuk dokter. Selain pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif serta pemeriksaan awal kesehatan mandiri bagi para peserta.
Mewakili pimpinan kelurahan di lokasi kegiatan, Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Kebon Bawang, Andriansyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini sekaligus menekankan betapa krusialnya pemeliharaan kesehatan bagi seluruh jajaran lapangan dalam menunjang kelancaran roda pelayanan publik di Kelurahan Kebon Bawang.
"Edukasi mengenai TBC ini sangat penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, khususnya di lingkungan kerja harian para pegawai dan petugas lapangan. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami berharap seluruh PJLP semakin memahami bahaya TBC, mengetahui langkah-langkah pencegahannya, serta tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Dengan begitu, upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sejak dini demi keselamatan bersama," ujar Sekretaris Kelurahan Kebon Bawang, Andriansyah, saat memberikan keterangannya di RPTRA Bawang Putih.
Melalui penyelenggaraan kegiatan Monev TBC yang berkesinambungan ini, Pemerintah Kelurahan Kebon Bawang bersama Puskesmas Kebon Bawang berkomitmen untuk terus mengawal kesehatan para petugas PJLP secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan kerja kelurahan yang sehat, aman, dan tanggap terhadap potensi penularan penyakit, sekaligus mendukung capaian DKI Jakarta menuju terbebas dari ancaman Tuberkulosis.(Rdn)
