Jakarta Utara – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Ancol mengikuti upacara peringatan Peristiwa IKADA yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pademangan, Senin (21/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ASN, baik jajaran struktural maupun sektoral di lingkungan Kecamatan Pademangan.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Camat Pademangan Arif Wibowo yang sekaligus membacakan sambutan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa 81 tahun telah berlalu sejak ribuan rakyat Indonesia berkumpul di Lapangan IKADA pada 19 September 1945. Momentum tersebut menjadi simbol keberanian, persatuan, dan tekad rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan bangsa.
“Hari ini, perjuangan tersebut kita lanjutkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai itulah yang terus mengiringi perjalanan Jakarta menuju usia lima abad sebagai Kota Global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh warganya,” ujar Rano Karno dalam sambutan yang dibacakan Camat Pademangan Arif Wibowo.
Disampaikan pula, Jakarta terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global. Hal tersebut antara lain tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,52 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026.
Pertumbuhan ekonomi tersebut diarahkan untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui penguatan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta pelayanan dasar agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh warga.
Di bidang pendidikan, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas akses melalui berbagai program, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, serta dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat.
Sementara itu, pada bidang kesehatan, peningkatan kualitas layanan terus dilakukan, salah satunya melalui rencana pembangunan rumah sakit berstandar internasional di lahan eks RS Sumber Waras. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang layak.
Dalam bidang transportasi, cakupan layanan transportasi publik Jakarta telah mencapai sekitar 93 persen. Pengembangan transportasi publik terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas dan mewujudkan Jakarta yang semakin terintegrasi.
Salah satu langkah penting dalam transformasi tersebut adalah pembangunan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai yang telah diresmikan Presiden Republik Indonesia.
“Kehadiran LRT ini menjadi kebanggaan sekaligus pemantik untuk terus memperkuat integrasi layanan transportasi publik dan menjadikan Jakarta sebagai Kota Global yang terhubung, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Rano Karno.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa Peristiwa IKADA bukan sekadar simbol keberanian rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga mencerminkan kekuatan persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Semangat persatuan tersebut terus dihidupkan dalam kehidupan Jakarta yang tumbuh dari berbagai latar belakang budaya, komunitas, dan tradisi. Penguatan budaya Betawi sebagai identitas Jakarta juga terus didorong secara inklusif sebagai bagian dari wajah Jakarta sebagai Kota Global yang berbudaya.
Jakarta juga terus mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif melalui berbagai inisiatif, di antaranya Jakarta Film Commission dan program Filming in Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat Jakarta sebagai Kota Sinema.
Di bidang lingkungan, semangat gotong royong terus diperkuat melalui gerakan JagaJakarta dan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber. Upaya tersebut didukung dengan pengembangan TPS3R di berbagai wilayah sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah perkotaan.
“Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga Jakarta tetap tangguh, adaptif, dan aman bagi seluruh warga,” jelasnya.
Berbagai capaian Jakarta, lanjutnya, merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Sebagai bagian dari Pemprov DKI Jakarta, kita memiliki peran penting untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pengabdian yang tulus, kerja yang profesional, serta komitmen untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
Melalui peringatan Peristiwa IKADA, seluruh jajaran ASN di lingkungan Kecamatan Pademangan, termasuk ASN Kelurahan Ancol, diharapkan terus memaknai semangat perjuangan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jika dahulu rakyat bersatu di IKADA untuk menjaga kemerdekaan bangsa, maka hari ini tugas kita adalah menjaga kepercayaan masyarakat dan terus bekerja membangun Jakarta yang maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh warganya,” pungkasnya.(Rdn)
