Jakarta Utara – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menghadirkan kegiatan KAREDOK (Kreasi Aksi Rekreasi Dongeng Keliling) sebagai upaya mengenalkan literasi kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan kali ini dilaksanakan di SDN Tugu Utara 09, Kamis (10/9).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara, Ibu Anita Permata Sari, serta Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara. Kehadiran para pejabat tersebut turut memberikan semangat kepada para siswa/i untuk semakin dekat dengan kegiatan membaca dan berbagai aktivitas literasi.
KAREDOK dikemas dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan siswa/i secara aktif. Acara diisi dengan penampilan siswa/i, bernyanyi bersama, serta kegiatan mendongeng yang menghadirkan Kak Palupi sebagai pendongeng. Melalui dongeng yang disampaikan secara menarik dan penuh interaksi, para siswa diajak untuk menikmati cerita sekaligus mendapatkan pesan dan nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga diberikan ruang untuk berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas mereka. Bernyanyi bersama dan penampilan siswa/i menjadi salah satu momen yang membuat kegiatan literasi terasa lebih dekat dengan dunia anak-anak.
Melalui KAREDOK, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara berupaya menghadirkan literasi yang menyenangkan, kreatif, dan mudah diterima oleh anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca sekaligus membangun kebiasaan positif dalam mengenal buku, cerita, dan berbagai bentuk pengetahuan sejak dini.
Kegiatan KAREDOK di SDN Tugu Utara 09 menjadi salah satu bentuk komitmen dalam memperluas akses dan pengalaman literasi bagi siswa/i di Jakarta Utara. Dengan menghadirkan aktivitas yang edukatif sekaligus menghibur, literasi diharapkan tidak lagi dipandang sebagai kegiatan yang monoton, tetapi menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak.
