Bagian Kesra-Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah kebijakan dalam sistem kesehatan yang bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan primer agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang dilakukan langsung melalui posyandu sebagai tempat yg terdekat di wilayah masyarakat mulai dari balita hingga lansia.
Paradigma tentang Posyandu sejak Tahun 2024 mulai berubah, dimana pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tadinya hanya melalui puskemas , sekarang bisa lebih dekat dengan masyarakat melalui pelaksanaan posyandu. Dengan adanya ILP, kader wajib menguasai 25 keterampilan sebagai berikut:
- Keterampilan Pengelolaan Posyandu
- Menjelaskan paket layanan posyandu untuk seluruh siklus hidup
- Melakukan pencatatan dan pelaporan
- Melakukan kunjungan rumah
- Melakukan komunikasi efektif
- Keterampilan Bayi dan Balita
- Menjelaskan Penggunaan Buku KIA bagian balita
- Melakukan penyuluhan ASI Eksklusif, MP ASI Kaya Protein Hewani sesuai umur
- Melakukan penimbangan, pengukuran panjang/ tinggi badan dan lingkar kepala, lengan atas
- Menjelaskan hasil pengukuran berat dan tinggi badan normal, kurang dan tindak lanjutnya
- Menjelaskan stimulasi perkembangan, vitamin A dan obat cacing sesuai umur
- Menjelaskan layanan imunisasi rutin lengkap dan PD3I (Hepatitis, Difteri, Campak, Rubela, Diare)
- Menjelaskan pemantauan tanda bahaya bayi dan balita
- Keterampilan Ibu Hamil, Menyusui
- Menjelaskan Penggunaan Buku KIA bagian ibu hamil, nifas
- Melakukan penyuluhan Isi Piringku Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
- Menjelaskan Pemeriksaan Ibu Hamil dan Ibu Nifas
- Menjelaskan bahwa ibu hamil perlu memantau berat badan, lingkar lengan dan tekanan darah dengan kurva Buku KIA
- Menjelaskan anjuran minum TTD setiap hari selama hamil
- Menjelaskan pemantauan tanda bahaya ibu hamil, ibu nifas
- Keterampilan Usia Sekolah dan Remaja
- Melakukan penyuluhan isi piringku dan aktivitas fisik
- Menjelaskan program pencegahan anemia (TTD dan skrining Hb remaja putri)
- Melakukan penyuluhan bahaya merokok dan NAPZA, dan kehamilan remaja
- Keterampilan Usia Dewasa dan Lansia
- Melakukan penyuluhan Germas (isi piringku, aktivitas fisik dan cek kesehatan)
- Menjelaskan penyakit terbanyak (obesitas, hipertensi, diabetes, stroke, kanker, PPOK, TBC, diare, kesehatan jiwa, Geriatri)
- Melakukan deteksi dini usia dewasa dan lansia dengan pengukuran lingkar perut, tekanan darah (obesitas, hipertensi)
- Melakukan deteksi dini usia dewasa dan lansia dengan kuesioner (PPOK, TBC, kesehatan jiwa, geriatri dan diabetes) Keterampilan Usia Sekolah & Remaja
- Melakukan penyuluhan isi piringku dan aktivitas fisik Menjelaskan program pencegahan anemia (TTD dan skrining Hb remaja putri) Melakukan penyuluhan bahaya merokok dan NAPZA, dan kehamilan remaja Melakukan penyuluhan keluarga berencana
Pelaksanaan pengukuhan dan penyematan pin sebagai tanda keberhasilan kader posyandu dalam menguasai 25 keterampilan dalam Posyandu ILP dilaksanakan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara (Selasa,11/02). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri didampingi Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Ketua Bidang III TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara serta PT Komatsu.
"Dengan telah dilaksanakannya agenda hari ini diharapkan kader posyandu memiliki kompetensi serta mengetahui standar pelayanan kesehatan melalui posyandu" tutur Muhammad Andri dalam sambutannya.
Bekerjasama dengan PT. Komatsu, Wilayah Kelurahan Sukapura terpilih menjadi lokus peningkatan keterampilan kader posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) , yaitu di RW 04, RW 03, RW 08.
Kegiatan positif ini semoga bisa dilaksanakan tidak hanya di Kelurahan Sukapura saja, melainkan di seluruh wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.
