Bagian Kesra - Rapat Kolaborasi dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2025 di Ruang Rapat VIP Lantai 2 (Kamis, 13/2).
Rapat yang dipimpin oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri didampingi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara, Agung Tjahjo Kuntodi serta Kepala Subkelompok Urusan Kesehatan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Cut Ali, turut dihadiri juga oleh Kepala Suku Dinas PPAPP Kota Administrasi Jakarta Utara, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Para Kepala Puskesmas dan perwakilan UKPD lainnya membahas program atau kegiatan UKPD tahun 2025 yang mendukung Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta Utara.
Para UKPD yang
hadir menyampaikan masing-masing program percepatan penurunan stunting yang mayoritas melanjutkan
program tahun 2024. Kepala Suku Dinas PPAPP, Ferlina Kirtiasih menuturkan bahwa
untuk Sudin PPAPP kegiatan masih dalam bentuk sosialisasi dan pemberdayaan
seperti perubahan perilaku, kegiatan PIK-R terkait kesehatan reproduksi remaja,
bimbingan pranikah pada catin, program Dashat (Dapur Sehat Atasi
Stunting), Mini Lokakarya rutin per Kecamatan dan sebagainya.
Selain itu, Kepala Puskesmas
Kelapa Gading, dr. Firda Tania, Mars turut menyampaikan program yang dijalankan
tahun 2025 adalah melanjutkan program di tahun 2024 seperti PMT balita sesuai
status gizi, Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK) ibu hamil, Skrining HB dan
pemberian TTD pada remaja, Kelas ibu hamil dan Kelas balita, Workshop pembuatan
makanan tambahan ASI, dan program kolaborasi dengan CSR yang masih konsisten
maupun yang akan bekerja sama.
”Sebenarnya selama ini kita semua
sudah melaksanakan setiap program namun tidak tercatat dengan baik, perlu
pendokumentasian program kegiatan dalam bentuk video atau laporan output supaya
terlihat pencapaiannya. Setiap UKPD mulai sekarang menginput dalam satu form
yang berisikan nama kegiatan, indikator kegiatan, target, waktu pelaksanaan,
output, dan capaian, " ujar Muhammad Andri.
“Hasil inputan yang teman-teman
UKPD input akan dijadikan bahan evaluasi per triwulan, evaluasi pertama di
bulan Maret 2025,” tambahnya
Hal-hal yang menjadi kendala di
tahun 2024, agar menjadi bahan evaluasi sedangkan keberhasilan di tahun 2024
menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus konsisten, berkomitmen dan
bersinergi peran lintas sektor baik intervensi sensitif maupun intervensi
spesifik dalam mengoptimalkan percepatan penurunan stunting di
Wilayah Jakarta Utara sesuai yang telah dijelaskan dalam Buku Panduan Jakarta
Utara menuju Zero Stunting, merupakan best practice lintas sektor dan PT PLN
Indonesia Power dalam penanganan stunting di Jakarta Utara.
