Administrasi & Kesra
Unit Bagian Kesejahteraan Rakyat
17 Februari 2025 34

Rapat Kolaborasi dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2025

Kominfotik-Admin

Penulis

Bagian Kesra - Rapat Kolaborasi dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2025 di Ruang Rapat VIP Lantai 2 (Kamis, 13/2).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri didampingi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara, Agung Tjahjo Kuntodi serta Kepala Subkelompok Urusan Kesehatan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Cut Ali, turut dihadiri juga oleh Kepala Suku Dinas PPAPP Kota Administrasi Jakarta Utara, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Para Kepala Puskesmas dan perwakilan UKPD lainnya membahas program atau kegiatan UKPD tahun 2025 yang mendukung Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta Utara.

Para UKPD yang hadir menyampaikan masing-masing program percepatan penurunan stunting yang mayoritas melanjutkan program tahun 2024. Kepala Suku Dinas PPAPP, Ferlina Kirtiasih menuturkan bahwa untuk Sudin PPAPP kegiatan masih dalam bentuk sosialisasi dan pemberdayaan seperti perubahan perilaku, kegiatan PIK-R terkait kesehatan reproduksi remaja, bimbingan pranikah pada catin, program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting), Mini Lokakarya rutin per Kecamatan dan sebagainya.

Selain itu, Kepala Puskesmas Kelapa Gading, dr. Firda Tania, Mars turut menyampaikan program yang dijalankan tahun 2025 adalah melanjutkan program di tahun 2024 seperti PMT balita sesuai status gizi, Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK) ibu hamil, Skrining HB dan pemberian TTD pada remaja, Kelas ibu hamil dan Kelas balita, Workshop pembuatan makanan tambahan ASI, dan program kolaborasi dengan CSR yang masih konsisten maupun yang akan bekerja sama.

”Sebenarnya selama ini kita semua sudah melaksanakan setiap program namun tidak tercatat dengan baik, perlu pendokumentasian program kegiatan dalam bentuk video atau laporan output supaya terlihat pencapaiannya. Setiap UKPD mulai sekarang menginput dalam satu form yang berisikan nama kegiatan, indikator kegiatan, target, waktu pelaksanaan, output, dan capaian, " ujar Muhammad Andri.

“Hasil inputan yang teman-teman UKPD input akan dijadikan bahan evaluasi per triwulan, evaluasi pertama di bulan Maret 2025,” tambahnya

Hal-hal yang menjadi kendala di tahun 2024, agar menjadi bahan evaluasi sedangkan keberhasilan di tahun 2024 menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus konsisten, berkomitmen dan bersinergi peran lintas sektor baik intervensi sensitif maupun intervensi spesifik dalam mengoptimalkan percepatan penurunan stunting di Wilayah Jakarta Utara sesuai yang telah dijelaskan dalam Buku Panduan Jakarta Utara menuju Zero Stunting, merupakan best practice lintas sektor dan PT PLN Indonesia Power dalam penanganan stunting di Jakarta Utara.

Bagikan Berita