Semper Timur - Kelurahan Semper Timur secara resmi berpartisipasi dalam agenda strategis Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta melalui kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pangan Pendamping Beras. Kegiatan ini berlangsung di area Kelompok Tani BKM RW 10, Kelurahan Semper Timur, Senin (31/8).
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Semper Timur, Ketua RW 10 Kelurahan Semper Timur, perwakilan Tim Penggerak PKK Kelurahan Semper Timur, staf Kelurahan Semper Timur, serta para anggota Kelompok Tani BKM RW 10. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan unsur pemerintahan ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat lokal.
Acara tersebut ditandai dengan prosesi penanaman perdana bibit jagung dan edamame sebagai komoditas utama dalam gerakan ini. Pemilihan jenis tanaman tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah nyata dalam mendukung diversifikasi pangan bagi masyarakat. Gerakan tanam serentak ini merupakan kebijakan strategis yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah sekaligus sebagai upaya sistematis dalam mengurangi ketergantungan konsumsi masyarakat terhadap beras.
Melalui penanaman tanaman pangan pendamping beras, diharapkan Kelurahan Semper Timur dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis pertanian perkotaan.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, mencerminkan komitmen seluruh pihak yang terlibat untuk terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di DKI Jakarta. Dengan dimulainya penanaman ini, diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar dan menjadi stimulan bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengoptimalkan lahan yang ada demi kemandirian pangan di lingkungan masing-masing.
