Perekonomian & Pembangunan
Kelurahan Pluit
07 Agustus 2026 22

Kelola Sampah Organik di Rumah Pilah Sampah Kantor Kelurahan Pluit

Kelurahan Pluit

Penulis

Pluit - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau PPSU kembali menunjukkan dedikasi nyata dalam menjaga kebersihan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di wilayah kerja mereka. Di rumah pilah yang terletak di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, para petugas tampak sibuk mengelola tumpukan sampah organik yang terkumpul dari aktivitas pemeliharaan kebersihan lingkungan sehari-hari.

Kegiatan pengelolaan sampah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menekan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Sampah organik yang dikelola oleh petugas PPSU tersebut mayoritas berasal dari dedaunan hasil kegiatan penopingan pohon di sepanjang jalan serta sisa-sisa penyapuan rutin di area publik. Alih-alih membiarkan sampah tersebut menumpuk atau langsung dibuang, para petugas secara sistematis mengolahnya agar memiliki nilai guna kembali.

Proses pengolahan dilakukan dengan mengubah sampah daun tersebut menjadi dua produk yang bermanfaat bagi ekosistem perkotaan, yakni pupuk kompos padat dan pupuk organik cair. Melalui proses dekomposisi yang terukur, sampah-sampah yang semula dianggap sebagai limbah kini bertransformasi menjadi nutrisi penting bagi tanah. Produk akhir berupa pupuk ini nantinya dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman yang berada di area taman kota, jalur hijau, hingga penghijauan di sekitar kantor kelurahan.

Langkah yang dilakukan oleh petugas PPSU di Kelurahan Pluit ini sejalan dengan visi besar Jakarta untuk terus berbenah menjadi kota yang lebih berkelanjutan. Pengelolaan sampah berbasis komunitas di tingkat kelurahan merupakan salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga. Dengan mengolah sampah organik secara mandiri, beban pengelolaan sampah di tingkat kota dapat berkurang secara signifikan, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan kualitas ruang terbuka hijau.

Upaya ini juga menjadi bukti bahwa peran petugas PPSU tidak terbatas pada aspek kebersihan fisik saja, melainkan juga mencakup aspek pengelolaan lingkungan yang lebih luas. Melalui ketekunan dalam memilah dan mengolah sampah, mereka telah memberikan contoh nyata mengenai pentingnya ekonomi sirkular dalam skala mikro. Pemanfaatan pupuk organik hasil olahan sendiri ini pun menjadi langkah efisien dalam pemeliharaan tanaman, karena mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang kurang ramah lingkungan.

Diharapkan, inisiatif pengelolaan sampah di rumah pilah ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Keberhasilan dalam mengubah limbah menjadi produk yang menyuburkan tanah merupakan cerminan dari semangat menjaga Jakarta tetap asri. Dengan sinergi antara petugas di lapangan dan dukungan masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya, target untuk mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan akan semakin mudah tercapai. Aktivitas di rumah pilah ini bukan sekadar rutinitas kerja, melainkan komitmen nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem di tengah padatnya aktivitas Ibu Kota.

Fotografer: Nugroho Sejati/beritajakarta.id

Redaktur Foto: Reza Hapiz/beritajakarta.id

#sampah #sampahorganik #JakartaKotaGlobal #InfoJakarta #JagaJakarta

Tags
#Suku Dinas Lingkungan Hidup
#Penjaringan
Bagikan Berita