Pemerintahan
Kelurahan Papanggo
29 Oktober 2026 15

Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Kelurahan Papanggo Melaksanakan Simulasi Gempa Bumi

Kelurahan Papanggo

Penulis

PAPANGGO – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman terhadap langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana gempa bumi, seluruh pegawai Kantor Kelurahan Papanggo mengikuti kegiatan Simulasi Gempa Bumi Serentak pada Rabu (21/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya memahami prosedur keselamatan dalam situasi darurat. Melalui kegiatan tersebut, para pegawai diharapkan dapat memahami tindakan yang tepat saat terjadi gempa bumi, mulai dari tetap tenang, melindungi diri di tempat yang aman, menjauhi benda-benda yang berpotensi membahayakan, hingga mengikuti arahan evakuasi sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Simulasi gempa bumi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja pemerintahan. Mengingat ancaman bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa peringatan, pelatihan ini dianggap krusial agar para aparatur kelurahan memiliki insting dan pengetahuan yang benar dalam merespons situasi genting. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan tidak ada lagi kepanikan berlebih yang justru dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain saat terjadi kondisi darurat yang sesungguhnya.

Lurah Papanggo, Erwin Djati Kusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab instansi dalam memberikan pelayanan publik yang aman serta memastikan keselamatan seluruh sumber daya manusia yang ada di kantor kelurahan. Menurutnya, pemahaman mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul harus benar-benar melekat di benak setiap pegawai.

"Kegiatan simulasi ini merupakan langkah konkret kita untuk memastikan bahwa setiap pegawai di lingkungan Kelurahan Papanggo benar-benar siap dan tanggap saat menghadapi situasi darurat bencana gempa bumi. Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan datang, namun dengan membiasakan diri melalui simulasi seperti ini, kita bisa meminimalisir risiko cedera dan memastikan prosedur evakuasi berjalan dengan tertib serta terarah. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama, dan melalui pelatihan ini, kita membangun kesadaran kolektif bahwa mitigasi bencana harus dimulai dari kesiapan diri sendiri," kata Erwin.

Selain praktik evakuasi, para pegawai juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga jalur keluar agar tidak terhalang oleh barang-barang yang dapat menghambat mobilitas saat terjadi gempa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, di mana para pegawai secara sigap mempraktikkan prosedur perlindungan diri dengan berlindung di bawah meja yang kuat sebelum akhirnya bergerak menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap prosedur keselamatan kerja secara berkala. Hal ini dilakukan agar sistem mitigasi bencana di lingkungan kantor dapat terus disempurnakan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Kedepannya, diharapkan kesadaran akan pentingnya simulasi bencana ini tidak hanya berhenti di tingkat pegawai kelurahan, tetapi juga dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas di wilayah Kelurahan Papanggo, sehingga tercipta lingkungan yang tangguh dan siaga terhadap berbagai potensi bencana di masa depan," tutupnya.

Tags
#Tanjung Priok
Bagikan Berita