Administrasi & Kesra
Kelurahan Papanggo
15 Oktober 2026 15

Kelurahan Papanggo Gelar PSN Mandiri di RW 09 untuk Cegah Penyebaran DBD

Kelurahan Papanggo

Penulis

Papanggo — Kelurahan Papanggo melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Mandiri di wilayah RW 09 pada Jumat, 9 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemantauan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat secara aktif.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Papanggo, perwakilan Puskesmas Pembantu Kelurahan Papanggo, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Papanggo beserta jajaran, unsur Satpol PP Kelurahan Papanggo, pengurus RW 09, serta para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dari RW 09.

Pelaksanaan PSN Mandiri menjadi salah satu langkah preventif yang krusial dalam menekan angka kasus DBD dengan meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal. Para petugas dan kader melakukan pemeriksaan sarang nyamuk di rumah-rumah warga serta area fasilitas umum guna memastikan tidak ada genangan air yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti.

Kasi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Papanggo, Nanang Alianto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan warga untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit yang dipicu oleh gigitan nyamuk tersebut.

"Melalui PSN Mandiri ini, kami terus berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa pencegahan melalui PSN jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan penanganan setelah jatuh korban. Nanang berharap agar seluruh warga RW 09 dapat menjadikan gerakan PSN sebagai kebiasaan rutin setiap pekan, sehingga risiko penyebaran DBD di wilayah Kelurahan Papanggo dapat diminimalisir secara signifikan," jelasnya.

Selain melakukan pemantauan jentik, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Para kader Jumantik memberikan edukasi langsung kepada pemilik rumah mengenai cara menutup, menguras, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

"Pihak Kelurahan Papanggo berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan serupa secara berkala di berbagai wilayah RW lainnya. Sinergi yang terbangun antara pihak kelurahan, tenaga kesehatan, dan kader PKK diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman DBD bagi seluruh warga di Kelurahan Papanggo," tutupnya.

Tags
#Tanjung Priok
Bagikan Berita