Papanggo — Kelurahan Papanggo melaksanakan kegiatan Orientasi Pendataan Keluarga Satu Pintu bagi Kader Dasawisma Kelurahan Papanggo Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Kelurahan Papanggo, Selasa (8/9). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas Kader Dasawisma dalam pelaksanaan pendataan keluarga secara terarah, terpadu, dan akurat. Pendataan Keluarga Satu Pintu diharapkan dapat mendukung ketersediaan data keluarga yang lebih tertib dan aktual sebagai salah satu bahan dalam menunjang pelaksanaan program pemberdayaan dan pelayanan masyarakat di wilayah Kelurahan Papanggo.
Orientasi dilaksanakan dalam tiga sesi untuk memastikan materi dapat disampaikan secara efektif kepada para peserta. Melalui metode ini, setiap kader mendapatkan kesempatan untuk mendalami teknis pengumpulan data, penggunaan instrumen pendataan, hingga mekanisme pelaporan yang terintegrasi. Hal ini dianggap krusial mengingat peran Kader Dasawisma sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat rumah tangga.
Lurah Papanggo, Erwin Djati Kusuma, yang hadir membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya akurasi data dalam pengambilan kebijakan di tingkat kelurahan. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kualitas data dasar yang dikumpulkan oleh kader di lapangan.
"Kami sangat mengapresiasi dedikasi para Kader Dasawisma yang menjadi garda terdepan dalam proses pendataan ini. Melalui orientasi ini, saya berharap para kader semakin cakap dan teliti dalam melakukan verifikasi serta validasi data keluarga. Data yang akurat merupakan fondasi utama bagi kami di kelurahan untuk merancang program kerja yang tepat sasaran, sehingga bantuan maupun layanan sosial dapat tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan," ujar Erwin Djati Kusuma dalam sambutannya.
Erwin juga menambahkan bahwa sistem pendataan satu pintu ini bertujuan untuk menghilangkan tumpang tindih informasi. Dengan data yang terpusat, koordinasi antar instansi terkait akan berjalan lebih efisien dan transparan. Ia meminta agar para kader tetap menjaga semangat kolaborasi dan integritas selama proses pendataan berlangsung di wilayah masing-masing.
"Kegiatan orientasi ini berjalan dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Selain penyampaian materi teknis, sesi diskusi interaktif juga diadakan untuk memecahkan kendala-kendala yang kerap dihadapi kader saat terjun ke lapangan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para Kader Dasawisma di Kelurahan Papanggo dapat segera melakukan pemutakhiran data secara optimal demi kemajuan pelayanan publik di wilayah Jakarta Utara," tandasnya.
