Papanggo — Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, secara konsisten terus memperkuat upaya kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Salah satu fokus utama yang dilaksanakan pada hari ini adalah program skrining dan deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC) yang bertempat di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Kelurahan Papanggo, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini merupakan langkah strategis pemerintah kelurahan dalam menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayahnya. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk lebih proaktif dalam mengenali gejala kesehatan, sehingga intervensi medis dapat dilakukan sesegera mungkin jika ditemukan kasus positif.
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Kelurahan Papanggo, Kepala Puskesmas Pembantu Kelurahan Papanggo beserta jajaran, Kasi Kesra Kelurahan Papanggo, serta unsur Tim Penggerak PKK Kelurahan Papanggo. Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, yakni Ketua Kelompok PKK RW 01 hingga RW 08, pengurus Kampung TB dari RW 07 dan RW 08, perwakilan Dasawisma RW 01 hingga RW 08, serta Ketua Posyandu yang turut mendukung kelancaran proses skrining bagi warga.
Lurah Papanggo, Erwin Djati Kusuma, dalam arahannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kelurahan Papanggo dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman TBC.
"Keterlibatan aktif kader di lapangan sangat krusial agar deteksi dini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat keluarga," kata Erwin, Kamis (3/9).
Erwin Djati Kusuma menekankan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara petugas medis, kader kesehatan, dan kesadaran masyarakat itu sendiri. Kami terus berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Melalui kegiatan skrining ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kasus TBC dapat terdeteksi lebih awal agar penanganannya lebih efektif dan tidak menular kepada orang lain di sekitar mereka, ujar Erwin.
Lebih lanjut, Erwin mengajak seluruh pengurus RW, PKK, dan Dasawisma untuk terus menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Ia berharap melalui sinergi yang terbangun dalam kegiatan ini, angka kasus TBC di Kelurahan Papanggo dapat ditekan secara signifikan.
"Kegiatan skrining berjalan dengan tertib dan lancar. Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang disediakan oleh tim medis dari Puskesmas Pembantu Kelurahan Papanggo. Langkah proaktif ini diharapkan menjadi model berkelanjutan bagi upaya deteksi dini penyakit menular lainnya di wilayah Jakarta Utara, guna menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan sehat di masa depan," tutupnya.
