Perkuat Peran Kader, Kelurahan Kamal Muara Tingkatkan Wawasan PHBS untuk Wujudkan Masyarakat Sehat
Kamal Muara, Jakarta Utara – Pemerintah Kelurahan Kamal Muara terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan kader di tingkat kewilayahan. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Wawasan Kader tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Kelurahan Kamal Muara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman yang lebih kuat di kalangan kader mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kader memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan dapat menjadi penggerak dalam menyampaikan informasi serta mengajak warga menerapkan kebiasaan hidup yang mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan.
Kegiatan dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Kamal Muara Ibnu Arifin, perwakilan Puskesmas, Ketua RW 02, serta unsur kader dan masyarakat yang terdiri atas kader Dasawisma (Dawis), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan RPTRA. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun kesadaran kesehatan di tingkat lingkungan.
PHBS pada dasarnya merupakan upaya membangun kebiasaan masyarakat agar mampu menjaga kesehatan melalui tindakan sederhana dan dilakukan secara konsisten. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dapat dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian dikembangkan di lingkungan tempat tinggal, sehingga terbentuk budaya hidup sehat yang semakin kuat di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan peningkatan wawasan ini, para kader mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi bagian dari mata rantai edukasi kesehatan yang menghubungkan program pemerintah dan tenaga kesehatan dengan kehidupan sehari-hari warga.
Peran kader menjadi semakin penting karena keberhasilan penerapan PHBS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh kesadaran dan kebiasaan masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara terus-menerus dapat membantu membangun pemahaman bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga menjadi ruang koordinasi antara unsur Kelurahan Kamal Muara dan Puskesmas. Kolaborasi tersebut penting untuk memastikan penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan di wilayah.
Sementara itu, keterlibatan kader Dasawisma memperkuat pendekatan berbasis keluarga. Kader Dawis memiliki kedekatan dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal sehingga dapat membantu mendorong kebiasaan positif, termasuk menjaga kebersihan rumah, lingkungan, serta memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga.
Kehadiran FKDM dan RPTRA turut memperluas ruang kolaborasi dalam mendukung edukasi masyarakat. Berbagai unsur kewilayahan tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman.
Peningkatan wawasan kader juga memiliki kaitan erat dengan upaya pencegahan berbagai persoalan kesehatan yang dapat muncul akibat lingkungan maupun kebiasaan hidup yang kurang sehat. Dengan pengetahuan yang semakin baik, kader diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan kebiasaan sehat, serta memanfaatkan layanan kesehatan ketika diperlukan.
Pemerintah Kelurahan Kamal Muara terus mendorong agar kegiatan pemberdayaan kader dilakukan secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas kader merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat yang semakin mandiri dalam menjaga kesehatan. Kader yang memiliki wawasan memadai akan lebih siap mendukung berbagai program kesehatan yang dilaksanakan di wilayah.
Kegiatan di Aula Lantai 3 Kantor Kelurahan Kamal Muara tersebut juga memperlihatkan semangat kolaborasi lintas unsur dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Pemerintah kelurahan, Puskesmas, pengurus wilayah, kader, dan unsur masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pola hidup sehat.
Penerapan PHBS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi atau edukasi, tetapi dapat diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan diri dan rumah, mengelola lingkungan dengan baik, menjaga kebersihan fasilitas umum, hingga membangun kepedulian terhadap kesehatan keluarga merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara konsisten.
Melalui peningkatan wawasan kader, pesan mengenai pentingnya PHBS diharapkan dapat diteruskan secara lebih luas kepada masyarakat. Kader dapat menjadi penggerak yang membantu menciptakan perubahan perilaku secara bertahap melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan warga.
Dekat dengan Anak, Satpol PP Jakut Kenalkan Wajah Humanis Lewat DWP Mengajar
10 September 2026Dukung Gerakan Kemanusiaan, Jakarta Utara Targetkan Bulan Dana PMI 2026 Tembus Rp 7,9 Miliar
10 September 2026Wali Kota Jakarta Utara Terima Audiensi Finalis Putri Anak dan Remaja 2026
9 September 2026North Illustration Competition 2026
Jakarta Coastak City Frame (JCCF) 2026
North Jazz Festival 2026






