Koja — Peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan koordinasi yang solid, kinerja aparatur yang optimal, serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Berangkat dari komitmen tersebut, Pemerintah Kecamatan Koja menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan di Ruang Pola Lantai 5 Kantor Kecamatan Koja, Senin (26/10).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar, didampingi Sekretaris Kecamatan Koja, Adi Jaya Gumelar. Kegiatan ini diikuti para kepala seksi, kepala subbagian, lurah se-Kecamatan Koja, serta perwakilan unit kerja terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan menyelaraskan pelaksanaan program di wilayah. Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh jajaran dalam memastikan program kerja berjalan sesuai target dan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
Dalam pembahasannya, sejumlah aspek strategis menjadi perhatian, mulai dari kedisiplinan aparatur, evaluasi capaian kinerja wilayah, penanganan pengaduan masyarakat, hingga percepatan pelaksanaan program kerja pada triwulan berjalan. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk menangani berbagai persoalan perkotaan, termasuk kebersihan lingkungan, ketertiban umum, dan penataan kawasan.
Selain itu, peningkatan mutu pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan turut menjadi perhatian. Pelayanan yang cepat, transparan, tepat, dan responsif diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar, menegaskan bahwa rapat koordinasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana untuk memastikan setiap unit kerja memiliki kesamaan arah dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada warga. “Koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar setiap program kerja berjalan optimal dan setiap persoalan di masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat. Saya berharap seluruh jajaran menjaga kedisiplinan, meningkatkan tanggung jawab, serta mengedepankan pelayanan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan warga,” ujar Shalih Nopiansyar.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang efektif antarunit kerja agar pelaksanaan program di tingkat kecamatan maupun kelurahan dapat berjalan selaras, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
