(62-21) 4303111

BERITA

Walikota Jakarta Utara Apresiasi Perusahaan Ritel Gelar Vaksinasi Capai Ribuan Pekerja

  • Beranda
  • Berita
  • Walikota Jakarta Utara Apresiasi Perusahaan Ritel Gelar Vaksinasi Capai Ribuan Pekerja

Walikota Jakarta Utara Apresiasi Perusahaan Ritel Gelar Vaksinasi Capai Ribuan Pekerja

KOMINFOTIK JU - Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyampaikan apresiasi terhadap perusahaan ritel, PT. Indomarco Prismatama Cabang Jakarta 2, yang berlokasi di Kawasan Kelurahan Ancol, Pademangan, Selasa (26/7). 

Apresiasi disampaikan lantaran telah mendukung program pemerintah menyukseskan vaksinasi, khususnya vaksinasi lanjutan atau booster.

"Apresiasi kami sampaikan kepada PT. Indomarco Prismatama Cabang Jakarta 2 yang telah menyelenggarakan vaksinasi booster," ungkap Ali Maulana Hakim saat ditemui di Kawasan Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (26/7).

Ali menyebut, penyelenggaraan vaksinasi seperti ini dapat mempercepat capaian vaksinasi booster di Jakarta Utara yang masih diangka sekitar 58 persen dari target nasional 70 persen.

Untuk itu, diimbaunya perusahaan lain mengikuti jejak PT. Indomarco Prismatama Cabang Jakarta 2 yang bersedia menyelenggarakan vaksinasi bagi pekerjanya.

"37 persen dari target Jakarta Utara itu sektor swasta, sedangkan sisanya adalah masyarakat. Jadi kita berharap perusahaan-perusahaan untuk mengadakan vaksinasi seperti ini," imbaunya.

Di lokasi yang sama, Deputi Branch Manager PT. Indomarco Prismatama Cabang Jakarta 2, Muhammad Thoyib Anhar menyebut vaksinasi yang digelar sejak Senin (25/7) sampai dengan Rabu (27/7) menargetkan 1.500 peserta.

Tidak berhenti di sini, penyelenggaraan vaksinasi booster serupa direncanakan kembali digelar dikemudian hari untuk melayani lebih dari empat ribu pekerja.

"Pekerja kami termasuk orang yang rentan tertular atau menularkan Covid-19 karena setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Untuk itu vaksinasi khususnya booster menjadi hal utama bagi kami sehingga dapat melindungi semua masyarakat," tutup Muhammad Thoyib Anhar.