Jakarta Utara — Suasana Taman Jogging Kelapa Gading 1 tampak semarak dengan hadirnya Kelapa Gading Street Festival dalam rangka penilaian Benyamin S Award 2026, Selasa (6/10). Berbagai aktivitas kreatif yang melibatkan masyarakat dan komunitas turut menghidupkan ruang publik sekaligus menghadirkan hiburan bagi warga.
Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara meninjau langsung jalannya kegiatan. Kunjungan tersebut turut didampingi dewan juri Benyamin S Award 2026 untuk melihat beragam aktivitas dan inovasi yang ditampilkan dalam festival.
Kelapa Gading Street Festival menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari bazar, parade Eco Nature, fashion show, pameran seni, senam bersama, hingga hiburan musik. Dalam kegiatan ini, Abang None Jakarta Utara, None Cinta dan Bang Ariq, turut berperan sebagai pembawa acara (MC) yang memandu jalannya kegiatan.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara, Restuning Dyah, menyampaikan bahwa kegiatan hiburan di ruang publik dapat menjadi daya tarik sekaligus membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya dan potensinya kepada masyarakat.
“Dukungan terhadap kegiatan seperti Kelapa Gading Street Festival merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan atraksi kreatif di ruang publik sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya dan potensinya. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong ruang publik menjadi tempat yang aktif, produktif, dan penuh kreativitas,” ujar Restuning Dyah.
Kehadiran berbagai komunitas, pelaku kreatif, dan masyarakat menjadikan festival ini sebagai ruang untuk berinteraksi, berekspresi, serta menikmati beragam aktivitas dalam suasana yang terbuka dan inklusif.
Melalui Kelapa Gading Street Festival, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat diharapkan dapat terus berkembang dalam menghadirkan kegiatan yang menarik, menghidupkan ruang publik, serta memberikan manfaat bagi warga Jakarta Utara.
