JAKARTA — Srikandi Jakarta Utara yang terdiri atas para perempuan kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengikuti kegiatan Pengenalan Destinasi Wisata Jakarta Kota Global melalui Open Top Tour rute Jakarta Batavia, Jumat (17/7).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara bersama UKPD di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut menjadi ruang untuk mengenal destinasi wisata, sejarah, budaya, serta perkembangan Jakarta dari masa Batavia hingga menjadi kota modern yang dikenal sebagai Kota Global.
Menggunakan bus wisata terbuka, para Srikandi Jakarta Utara menyusuri sejumlah kawasan dan bangunan bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan panjang Jakarta. Kawasan Kota Tua menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan tersebut, sekaligus menjadi pengingat akan sejarah awal Batavia dan perkembangan Jakarta sebagai kota yang terus tumbuh.
Selain pengenalan destinasi, kegiatan turut memperkenalkan kekayaan wastra khas Jakarta Utara. Para peserta mengenakan batik khas Jakarta Utara dari berbagai pengrajin lokal seperti, Batik Marunda, Batik Koja dan Batik Sunter Nirmala sebagai bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan produk budaya lokal dalam berbagai ruang kegiatan.
Batik yang dikenakan tidak hanya menjadi bagian dari busana, tetapi juga merepresentasikan nilai budaya, kreativitas, dan identitas masyarakat Jakarta Utara. Pemanfaatan wastra lokal dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan pengenalan destinasi wisata, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara terus mendorong promosi destinasi sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang menghubungkan sejarah dengan wajah Jakarta masa kini, sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat bagaimana kawasan bersejarah, ruang publik, dan berbagai destinasi di Jakarta menjadi bagian dari perjalanan menuju Jakarta sebagai kota global.
