Administrasi & Kesra
Unit Suku Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif
12 Agustus 2026 90

Hexagon The Nusantara Port Market Hidupkan Kembali Denyut Sejarah dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara

Kominfotik-Louise

Penulis

Kominfotik JU – Jejak sejarah dan geliat ekonomi kreatif akan berpadu dalam Hexagon The Nusantara Port Market yang akan digelar pada 14-15 Agustus 2026 di Pasar Hexagon, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Mengusung semangat menghidupkan kembali kawasan bersejarah, kegiatan ini akan menghadirkan perpaduan warisan budaya (heritage), kuliner, seni, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang publik yang sarat nilai sejarah.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretais Kota Administrasi Jakarta Utara, Anita Permata Sari, mengatakan Pasar Hexagon dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki nilai historis yang kuat. Bangunan unik dengan bentuk segi enam telah berdiri sejak medio 1920-an tersebut kini direvitalisasi menjadi ruang publik yang mempertemukan sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi kreatif. “Pasar Hexagon merupakan salah satu saksi perjalanan kawasan ini. Kini, ruang bersejarah tersebut kembali kita hidupkan untuk mempertemukan warisan budaya (heritage), kultur, dan pasar kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, Hexagon The Nusantara Port Market tidak sekadar menjadi ruang perayaan budaya, tetapi juga bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini didukung keterlibatan jajaran Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di bawah koordinasi Wali Kota Jakarta Utara, Unit Pengelola (UP) Museum Bahari, komunitas serta dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari berbagai pihak, khususnya Perumda Pasar Jaya.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir meramaikan acara ini bersama keluarga. Nikmati sensasi kulineran di bawah langit malam Jakarta Utara sambil disuguhi berbagai pentas seni budaya yang memukau,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Utara, Dya Perwita Kusuma, mengatakan revitalisasi fungsi Pasar Hexagon diarahkan untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata terusan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kota Tua.

Menurutnya, potensi tersebut terbuka lebar karena Pasar Hexagon berada dalam jalur kawasan wisata sejarah yang terhubung dengan sejumlah destinasi, seperti Kota Tua, Museum Bahari, dan Masjid Luar Batang. Wisatawan nantinya dapat melanjutkan perjalanan dari Kota Tua dan Museum Bahari menuju Masjid Luar Batang, kemudian singgah di Pasar Hexagon untuk beristirahat sembari menikmati kuliner, berburu suvenir, maupun menyaksikan beragam aktivitas seni dan budaya.

“Langkah ini merupakan upaya nyata menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi dan budaya di pasar bersejarah tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya,” terang Dya.

Ia berharap pemanfaatan ruang publik sebagai wadah ekspresi budaya dapat terus dikembangkan. Dengan begitu, kawasan bersejarah tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga tumbuh sebagai ruang interaksi masyarakat sekaligus penggerak ekonomi kreatif. “Kita manfaatkan ruang publik sebanyak mungkin sebagai tempat ekspresi. Ini adalah upaya kolektif mewujudkan ekosistem budaya yang berkelanjutan,” tandasnya.

Tags
#Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
#Suku Dinas Kebudayaan
Bagikan Berita