(62-21) 4303111

BERITA

Tambah Pengetahuan Penanganan Bencana Untuk Masyarakat, Pemkot Jakut Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana

  • Beranda
  • Berita
  • Tambah Pengetahuan Penanganan Bencana Untuk Masyarakat, Pemkot Jakut Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana

Tambah Pengetahuan Penanganan Bencana Untuk Masyarakat, Pemkot Jakut Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana

Kominfotik JU - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana Bagi Aparatur BPBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 di Ruang Pola, Lantai 2 Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara,Kamis (23/6). Pada kegiatan ini diharapkan masyarakat Jakarta Utara dapat memiliki keahlian dalam menghadapi bencana.

"Bahwa paradigma baru tentang penanganan penanggulangan bencana itu harus dilakukan secara berencana, terpadu, dan terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak. Jadi dalam hal ini bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD semata, bencana juga melingkupi berbagai hal yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Dalam tagline Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kita mengenal istilahnya kolaborasi, jadi semuanya harus bersama-sama bahu-membahu dalam penanganan kebencanaan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji.

Adji menambahkan Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mempunyai istilah siaga, tanggap dan galang dalam kebencanaan.
"Siaga itu diartikan bahwa kita harus betul-betul siaga siap untuk menghadapi bencana. Tanggap itu kita harus tanggap terhadap terjadinya bencana. Bisa terjadi banjir, terjadi kebakaran, nantinya kita harus melakukan respon cepat yang harus segera dilakukan untuk melakukan upaya upaya penanganan kebencanaan, dan Galang adalah kita harus bisa menggalang berbagai potensi. Dalam istilah kami pentahelik, mungkin sama dengan stakeholders, di situ ada unsur pemerintah, unsur medianya, unsur swasta, unsur TNI-Polri, instansi terkait dan lain-lain, sehingga dalam setiap penanganan bencana kita memerlukan berbagai pihak dalam penanganannya," terangnya.

Adji berharap dengan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengajian Kebutuhan Paska Bencana ini bapak-ibu yang hadir dapat melakukan penilaian terhadap suatu daerah yang baru mengalami bencana.
"Semoga pelatihan bisa memberikan manfaat buat kita semua supaya dapat mengenal lagi hal yang berkaitan dengan kebencanaan. Kami juga berharap nantinya bapak-ibu dapat menyosialisasikan , mengedukasi warga lainnya melalui bagaimana menyikapi dan mengantisipasi resiko-resiko bencana di sekitar kita," tuturnya.

Hadir bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana Bagi Aparatur BPBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 adalah Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit, Asisten Pemerintahan Sekko Administrasi Jakarta Utara, Iyan Sofian Hadi.