(62-21) 4303111

BERITA

RPTRA Bawang Putih Difungsikan Sebagai Posko Vaksinasi Dinamis

  • Beranda
  • Berita
  • RPTRA Bawang Putih Difungsikan Sebagai Posko Vaksinasi Dinamis

RPTRA Bawang Putih Difungsikan Sebagai Posko Vaksinasi Dinamis

KOMINFOTIK JU - RPTRA Bawang Putih Kelurahan Kebon Bawang difungsikan sebagai posko vaksinasi dinamis yang melayani penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua untuk jenis vaksin sinovac dan astra zeneca. Kepala Puskesmas Kelurahan Kebon Bawang I, dr. Hikmah Yanti mengimbau kepada masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan vaksinasi COVID-19 yang tersedia di sentra vaksinasi terdekat.

"Target kita saat ini adalah semua warga Kebon Bawang harus sudah tervaksinasi dan capaiannya hingga 80 %. Untuk pelaksanaan vaksinasi di RPTRA Bawang Putih hanya diturunkan satu tim yang terdiri dari satu dokter, dua bidan, satu petugas admin, dan dibantu para relawan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/9).

Berbagai kendala yang kerap dihadapi saat pelaksanaan vaksinasi diantaranya warga yang kerap memilih jenis vaksin tertentu dan tensinya tinggi. "Kita akan layani penyuntikan vaksin untuk warga usia 12 tahun ke atas, lansia, dan ibu hamil. Kriteria ibu hamil yang boleh divaksinasi seperti usia kehamilannya sudah 13 minggu ke atas dan sehat," terang dr. Hikmah.

Sedangkan jumlah warga Kebon Bawang yang berhasil divaksinasi di empat posko vaksinasi wilayah Kelurahan Kebon Bawang pada Kamis (9/9) kemarin mencapai 1.470 orang. "Target peserta vaksinasi setiap harinya di RPTRA Bawang Putih sekitar 150 orang. Layanan vaksinasi disini dibuka mulai Senin hingga Jumat dan sudah berjalan rutin sejak tiga minggu yang lalu. Selama ini, kita juga melibatkan pengurus RT/RW, kader dasawisma, PKK, pengelola RPTRA, jumantik, PPSU Kelurahan Kebon Bawang, dan warga setempat untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi di sejumlah lokasi. Sosialisasi dan ajakan kepada warga untuk ikut vaksinasi masih terus dilakukan," ujar Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Plt. Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Bawang, Sri Mulyati.

Ia berharap dengan adanya gerakan vaksinasi serentak di berbagai lokasi akan mempercepat terbentuknya herd immunity dan mampu menekan risiko penularan COVID-19. "Kita semua menginginkan tidak terjadi lagi lonjakan kasus COVID-19 dan pandemi segera berakhir. Ini membutuhkan peran aktif dari kita semua untuk ikut mensukseskan program vaksinasi dan disiplin prokes," tuturnya.