(62-21) 4303111

BERITA

Libatkan Masyarakat, Kerja Bakti di Kali Bangleo Bersihkan Sampah, Sedimen Lumpur, Hingga Bongkar Jamban Helikopter

  • Beranda
  • Berita
  • Libatkan Masyarakat, Kerja Bakti di Kali Bangleo Bersihkan Sampah, Sedimen Lumpur, Hingga Bongkar Jamban Helikopter

Libatkan Masyarakat, Kerja Bakti di Kali Bangleo Bersihkan Sampah, Sedimen Lumpur, Hingga Bongkar Jamban Helikopter

KOMINFOTIKJU - Petugas gabungan bersama masyarakat menggelar aksi kerja bakti di Kali Bangleo, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (13/11). 

Kerja bakti difokuskan pada upaya membersihkan Kali Bangleo dari sampah dan sedimen lumpur, termasuk membongkar sejumlah jamban yang langsung mengarah ke kali. 

Sekretaris Camat Cilincing, Idgam Mugabe menjelaskan kondisi Kali Bangleo mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat sampah dan sedimen lumpur. Selain karena faktor alami, hal itu diakibatkan minimnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. 

"Hari ini kita terjunkan dua ratus personel gabungan dengan melibatkan masyarakat membersihkan Kali Bangleo," kata Idgam Mugabe saat ditemui di RW 03, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (13/11). 

Tak hanya kerja bakti, pihaknya pun turut menggencarkan sosialisasi dari pintu ke pintu (door to door) terhadap larangan membuang sampah ke kali. 

Ditelusurinya, banyak warga yang membuang sampah ke Kali Bangleo dikarenakan enggan membayar iuran petugas sampah yang dikelola pengurus RT setempat. Termasuk enggan mengikuti program pengelolaan sampah di lingkungan setempat. 

"Di sini persoalannya bukan karena minim tempat sampah. Program pengelolaan sampah sudah berjalan di setiap RT. Untuk itu kita sosialisasikan agar warga tertib tidak membuang sampah ke Kali Bangleo," jelasnya.

Dalam kerja bakti ini, dia menerangkan turut membongkar sejumlah jamban helikopter yang berada di tepi Kali Bangleo. 

Sebagai gantinya, MCK Komunal akan dibangun di lokasi tersebut baik melalui anggaran pemerintah maupun berkolaborasi dengan pihak swasta. 

"Jamban helikooter itu tidak sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Akhirnya kita bongkar dan kami rencanakan bangun MCK Komunal, baik itu menggunakan anggaran pemerintah atau kolaborasi dengan pihak swasta masih kita rencanakan," tutupnya.