Administrasi & Kesra
Kelurahan Tugu Utara
30 Oktober 2026 7

Petakan Masalah Kesehatan Warga, Tugu Utara Laksanakan Survei Mawas Diri

Kelurahan Tugu Utara

Penulis

Tugu Utara – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui keterlibatan kader dan partisipasi warga. Kelurahan Tugu Utara menggelar kegiatan Survei Mawas Diri (SMD) sekaligus penguatan kapasitas Kader KPM di Melati Tugu, Jumat (30/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Tugu Utara, Kusmadi, didampingi Sekretaris Kelurahan Tugu Utara, Sugeng Bunasir, dan Kasi Kesra, Lenni Hernawati. Turut hadir perwakilan Puskesmas Tugu Utara III serta Ketua TP PKK Tugu Utara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui Survei Mawas Diri, masyarakat didorong untuk lebih mengenali kondisi kesehatan dan berbagai persoalan yang ada di lingkungan tempat tinggalnya. Pendataan dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), hingga faktor lingkungan yang berpotensi terhadap kesehatan warga.

Hasil survei tersebut nantinya menjadi bahan pembahasan dalam Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), guna menentukan prioritas persoalan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis data, program kesehatan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

Selain pelaksanaan survei, penguatan kapasitas Kader KPM juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para kader diharapkan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, menyampaikan informasi kesehatan, serta mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan keluarga dan lingkungannya.

Sinergi antara pemerintah kelurahan, puskesmas, kader, dan masyarakat, Kelurahan Tugu Utara mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan masyarakat yang semakin mandiri dalam menjaga kesehatannya. Upaya ini sekaligus memperkuat semangat bahwa peningkatan derajat kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Tags
#Koja
Bagikan Berita