Pemerintahan
Kelurahan Rawa Badak Utara
20 Oktober 2026 30

Satukan Langkah Lintas Sektor, Kecamatan Koja Evaluasi Capaian Program Kewilayahan

Kecamatan Koja

Penulis

Koja – Menyatukan langkah, menyelaraskan program, dan memastikan pelayanan publik berjalan semakin responsif menjadi fokus Pemerintah Kecamatan Koja dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan yang digelar pada Senin (19/10). Dipimpin langsung oleh Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar, rapat berlangsung di ruang pertemuan lantai 4 Puskesmas Kecamatan Koja dengan melibatkan jajaran Sekretariat Kecamatan, Kepala Puskesmas Kecamatan Koja, para lurah se-Kecamatan Koja, serta unsur dan kepala seksi terkait.

Rakor ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan berbagai program prioritas kewilayahan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi ditindaklanjuti melalui koordinasi yang terukur dan pelaksanaan yang nyata. Pembahasan mencakup sektor kesehatan, sanitasi, penanganan stunting, pengelolaan lingkungan, hingga penyelesaian pengaduan masyarakat melalui sistem Citizen Relationship Management (CRM).

Dalam arahannya, Shalih Nopiansyar menekankan bahwa keberhasilan program di tingkat kecamatan sangat bergantung pada kesamaan pemahaman, kecepatan koordinasi, dan konsistensi tindak lanjut dari seluruh jajaran. “Koordinasi bukan sekadar menyamakan informasi, tetapi memastikan setiap program memiliki tindak lanjut yang jelas dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh kelurahan dan unit kerja terkait harus bergerak selaras, saling mendukung, serta responsif terhadap kebutuhan warga,” tutur Wakil Camat Koja.

Salah satu agenda penting dalam rapat adalah penyelarasan sosialisasi kebijakan baru di bidang kesehatan. Seluruh jajaran didorong untuk memahami dan menyampaikan informasi secara tepat mengenai Surat Edaran Dinas Kesehatan Nomor 41/SE/2026 tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Pemerintah Daerah.

Selain itu, dibahas pula sosialisasi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 17 Tahun 2026 mengenai penyesuaian tarif retribusi daerah bidang kesehatan, termasuk layanan Medical Check-Up (MCU) umum dan pemeriksaan narkoba di fasilitas kesehatan. Penyampaian informasi yang seragam menjadi penting agar masyarakat memperoleh penjelasan yang akurat mengenai kebijakan dan layanan kesehatan. Koordinasi lintas sektor juga diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program kesehatan di tingkat kelurahan.

Evaluasi turut mencakup keaktifan Smartposyandu, perkembangan pemeriksaan IVA Test, serta penguatan upaya penemuan kasus tuberkulosis (TBC). Hingga rapat berlangsung, capaian pemeriksaan IVA Test di wilayah Kecamatan Koja dilaporkan mencapai 68 persen. Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan memperluas jangkauan layanan deteksi dini.

Di sektor kesehatan lingkungan, pembahasan diarahkan pada pemantauan pilar pertama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), khususnya upaya menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS). Penguatan sanitasi dipandang sebagai bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan permukiman yang sehat sekaligus mencegah risiko penyakit di masyarakat.

Sementara itu, dalam agenda pengelolaan lingkungan, Kecamatan Koja memberikan perhatian terhadap konsistensi pengumpulan sampah organik melalui metode drop point. Kelurahan Tugu Utara tercatat sebagai wilayah dengan capaian pengumpulan sampah organik tertinggi dalam program tersebut. Sampah yang terkumpul selanjutnya disalurkan dalam bentuk bubur organik kepada berbagai mitra pengolah (offtaker) untuk mendukung pemanfaatan kembali limbah organik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengurangi sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir sekaligus memperkuat praktik pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Capaian tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengelolaan lingkungan membutuhkan konsistensi di tingkat operasional, dukungan lintas instansi, serta keterlibatan masyarakat sejak dari sumber sampah. Rakor turut membahas evaluasi penanganan pengaduan masyarakat melalui CRM, termasuk laporan warga terkait infrastruktur jalan dan penataan polisi tidur di Jalan Mundu, Kelurahan Lagoa. Pembahasan ini menegaskan pentingnya koordinasi antarunit agar setiap laporan dapat ditelaah, diteruskan kepada pihak berwenang, dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Selain penanganan pengaduan, rapat membahas persiapan pembuatan video profil Kecamatan Koja sebagai sarana informasi dan dokumentasi potensi, program, serta pelayanan kewilayahan kepada masyarakat. Dalam rangka mendorong partisipasi dan kebersamaan aparatur, disampaikan pula sosialisasi kegiatan Korpri BKN Sunset Run 2026 bertajuk Jakarta–Ancol Seaside Edition yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kecamatan Koja mendorong seluruh kelurahan dan unit kerja terkait untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan ketepatan pelaksanaan program, serta memastikan setiap hasil pembahasan diterjemahkan menjadi langkah kerja yang konkret. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat pencapaian program kesehatan, memperbaiki kualitas sanitasi, memperkuat pengelolaan lingkungan, dan meningkatkan respons terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan koordinasi yang konsisten dan tindak lanjut yang terarah, Kecamatan Koja berkomitmen untuk terus mendorong pelayanan publik yang semakin efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Tags
#Koja
#Lagoa
#Rawa Badak Selatan
#Tugu Selatan
#Tugu Utara
#Rawa Badak Utara
Bagikan Berita