Rawa Badak Selatan – Upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan Kelurahan Rawa Badak Selatan melalui kegiatan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RW 08, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan lingkungan tetap bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan DBD sejak dini.
Monitoring dilaksanakan oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kelurahan Rawa Badak Selatan, Hasan, bersama staf Kesra. Pemantauan dilakukan untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, seperti tempat penampungan air, wadah bekas, dan area yang memungkinkan air menggenang.
Pencegahan DBD tidak cukup hanya mengandalkan penanganan ketika kasus muncul. Langkah sederhana yang dilakukan secara rutin dari rumah ke rumah justru menjadi bagian penting dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
Selain itu, warga diharapkan melakukan langkah pencegahan tambahan, seperti memeriksa pot tanaman, membersihkan saluran air, menyingkirkan barang-barang yang dapat menampung air hujan, serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkala. Kasi Kesra Kelurahan Rawa Badak Selatan, Hasan, menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, bukan hanya dilakukan saat kegiatan monitoring berlangsung. “Pencegahan DBD harus dimulai dari kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar. Kami mengajak seluruh warga untuk rutin melaksanakan PSN dan menerapkan 3M Plus, terutama dengan memastikan tidak ada genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, upaya pencegahan ini akan lebih optimal,” tutur Hasan.
Melalui kegiatan monitoring PSN ini, Kelurahan Rawa Badak Selatan berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan warga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta mengurangi risiko penularan DBD. Kelurahan Rawa Badak Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan PSN sebagai kebiasaan rutin di lingkungan rumah maupun tempat tinggal bersama. Dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, lingkungan bersih, sehat, dan bebas dari jentik nyamuk dapat diwujudkan bersama.
