Administrasi & Kesra
Kelurahan Kelapa Gading Timur
27 Oktober 2026 4

Bukan Sekadar Pelatihan, Penguatan Tenaga Lapangan Jadi Kunci Pencegahan Stunting di Kelapa Gading Timur

Kelurahan Kelapa Gading Timur

Penulis

Kelapa Gading Timur - Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting dalam upaya percepatan penurunan stunting. Untuk mendukung langkah tersebut, Kelurahan Kelapa Gading Timur melaksanakan monitoring kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan Tahap 5 tingkat Kecamatan Kelapa Gading di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Biru Laut, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Selasa (27/10).

Monitoring dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kelurahan Kelapa Gading Timur, Cheffy Firdaus, didampingi jajaran staf Kesra. Kehadiran pihak kelurahan menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kompetensi petugas lapangan sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kesiapan tenaga pendamping dalam mendukung pencegahan stunting di tengah masyarakat.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini memiliki peran strategis karena tenaga lini lapangan merupakan ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan keluarga sasaran. Mereka berperan dalam menyampaikan edukasi kesehatan, mendukung pemantauan tumbuh kembang anak, serta membantu keluarga memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita.

Melalui pelatihan tahap kelima ini, para peserta diharapkan semakin terampil dalam mengenali faktor risiko stunting, menyampaikan informasi kesehatan secara tepat, serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan keluarga. Penguatan kapasitas tersebut juga diharapkan mendukung deteksi dini masalah pertumbuhan dan mendorong keluarga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Kasi Kesra Kelurahan Kelapa Gading Timur, Cheffy Firdaus menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga lapangan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas. “Pencegahan stunting membutuhkan kerja bersama yang berkesinambungan. Tenaga lini lapangan memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan keluarga sasaran. Karena itu, peningkatan kapasitas harus dimanfaatkan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan memberikan pendampingan yang tepat. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata sehingga upaya pencegahan stunting semakin efektif dan menjangkau keluarga yang membutuhkan,” terangnya.

Selain peningkatan kompetensi individu, koordinasi antara tenaga lini lapangan, kelurahan, dan unsur kesehatan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Sinergi yang baik dapat membantu mengidentifikasi kendala di lapangan, memperkuat komunikasi dengan keluarga sasaran, serta memastikan edukasi dan pendampingan berjalan lebih terarah.

Monitoring ini sekaligus menjadi bagian dari perhatian pemerintah kelurahan terhadap pelaksanaan program kesehatan masyarakat. Dengan pemantauan dan koordinasi yang berkelanjutan, pelaksanaan kegiatan diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut pada penerapan pengetahuan dalam tugas sehari-hari.

Tags
#Kelapa Gading
Bagikan Berita