Kelapa Gading Timur - Suasana meriah dan penuh antusiasme menyelimuti kawasan Taman Joging 1 Kelapa Gading, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Selasa (6/10). Area tersebut menjadi pusat perhatian dalam rangkaian kegiatan Verifikasi Lapangan Benyamin S Award Tahun 2026 yang diselenggarakan untuk menilai berbagai aspek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam agenda verifikasi lapangan yang krusial ini, Lurah Kelapa Gading Timur, Nani bersama Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat dan Camat Kelapa Gading, DTM Rahmat Syahputra hadir menyambut kedatangan para dewan juri dari Biro Kerjasama Daerah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran para pimpinan wilayah ini bertujuan untuk meninjau secara langsung progres serta implementasi program-program unggulan yang diusung oleh Kelurahan Kelapa Gading Timur dalam kompetisi Benyamin S Award tahun ini.
Kegiatan verifikasi tersebut berlangsung lebih dinamis dengan digelarnya Kelapa Gading Street Fest. Festival jalanan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memamerkan beragam potensi lokal serta kreativitas yang tumbuh subur di lingkungan Kelapa Gading. Sepanjang area Taman Joging 1, puluhan tenan UMKM berdiri menyajikan berbagai produk unggulan hasil karya warga setempat, yang mencerminkan ketangguhan ekonomi kreatif di tingkat kelurahan.
Salah satu sorotan utama dalam Kelapa Gading Street Fest adalah hadirnya stan edukasi dan keterampilan. Siswa-siswi SDN 01 Kelapa Gading turut berpartisipasi aktif dengan menunjukkan keahlian mereka dalam seni membatik. Kehadiran generasi muda ini memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian budaya tradisional telah terintegrasi dengan baik dalam kurikulum serta kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Semangat inklusivitas juga sangat terasa melalui kehadiran Jemari Sunyi. Kelompok ini memamerkan hasil karya berupa pembuatan keset yang dikerjakan langsung oleh para penyandang disabilitas. Keikutsertaan mereka dalam festival ini menunjukkan komitmen Kelurahan Kelapa Gading Timur dalam memberikan ruang pemberdayaan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi bagi ekonomi lokal.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan dilaksanakannya Eco Fun Run dan Eco Culture Parade. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengajak masyarakat agar senantiasa aktif bergerak demi menjaga kesehatan fisik, tetapi juga untuk menanamkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta pelestarian nilai-nilai budaya di tengah modernisasi perkotaan. Para peserta yang terlibat dalam parade tampak mengenakan atribut bertema lingkungan, menyuarakan pentingnya gaya hidup berkelanjutan bagi keberlangsungan Jakarta Utara di masa depan.
Melalui penyelenggaraan Kelapa Gading Street Fest dalam rangka penilaian Benyamin S Award 2026 ini, terlihat jelas bagaimana sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dunia pendidikan, dan komunitas penyandang disabilitas dapat terjalin dengan harmonis. Festival ini menjadi bukti nyata bahwa Kelurahan Kelapa Gading Timur memiliki potensi yang luar biasa dalam memadukan kreativitas masyarakat, inklusivitas sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan, momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal yang berkelanjutan.
