Administrasi & Kesra
Kelurahan Kelapa Gading Barat
27 Oktober 2026 5

Kolaborasi Kelurahan, Puskesmas dan Warga, Langkah Bersama Putus Rantai Perkembangbiakan Nyamuk

Kelurahan Kelapa Gading Barat

Penulis

Kelapa Gading Barat — Upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus diperkuat melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Selasa (27/10). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Kegiatan tersebut dimonitoring oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kelurahan Kelapa Gading Barat, Riean Soegianty Lologau, bersama Puskesmas Kelapa Gading Timur II. Turut hadir anggota PKK RW 06, pengurus RW 06, serta petugas keamanan RW 06 yang ikut mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, yaitu nyamuk yang dapat menularkan virus penyebab DBD. Genangan air di wadah terbuka, barang bekas, maupun tempat penampungan air yang tidak terawat perlu menjadi perhatian bersama karena dapat menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

Kebersihan lingkungan bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata untuk melindungi kesehatan keluarga dan masyarakat. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten, tidak hanya saat kegiatan PSN berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari di rumah dan lingkungan sekitar.

Kasi Kesra Kelurahan Kelapa Gading Barat, Riean Soegianty Lologau, dalam pernyataan yang disiapkan untuk publikasi ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mencegah DBD. “Pencegahan DBD harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama rumah dan tempat tinggal kita sendiri. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak menunggu sampai ada kasus, tetapi bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan, rutin memeriksa tempat penampungan air, dan melaksanakan gerakan 3M Plus secara konsisten. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh warga, kita dapat meminimalkan tempat berkembang biaknya nyamuk serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi keluarga,” jelasnya.

Salah satu langkah utama yang terus disosialisasikan adalah gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air. Langkah Plus juga mencakup berbagai tindakan pencegahan tambahan sesuai kebutuhan dan anjuran petugas kesehatan.

Sinergi antara pihak kelurahan, puskesmas, pengurus wilayah, PKK, petugas keamanan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun gerakan pencegahan DBD yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan bersama, pengawasan kebersihan lingkungan diharapkan semakin optimal dan kesadaran warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk semakin meningkat.

Tags
#Kelapa Gading
Bagikan Berita