Jakarta Utara - Kelurahan Kapuk Muara kembali menunjukkan komitmen serius dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan keberlanjutan sosialisasi yang diselenggarakan pada Senin, 19 Oktober 2026. Acara yang berlangsung di ruang aula lantai 2 Kantor Kelurahan Kapuk Muara ini merupakan bagian integral dari rangkaian pelaksanaan kegiatan dana tahap II yang bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan kehadiran berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis di wilayah Jakarta Utara. Hadir dalam acara tersebut perwakilan TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara Pokja IV, TP PKK Kecamatan Penjaringan Pokja IV, Kepala Puskesmas Kecamatan Penjaringan, serta Kepala Puskesmas Kelurahan Kapuk Muara. Selain itu, hadir pula Ketua PLKB Kecamatan Penjaringan, Ketua TP PKK Kelurahan Kapuk Muara beserta jajaran, serta unsur lembaga masyarakat seperti LMK dan FKDM.
Pelibatan elemen masyarakat juga terlihat dari kehadiran para Ketua RW, perwakilan Ketua RT, Karang Taruna, koordinator RPTRA, dan koordinator Posyandu. Tidak hanya dari unsur kewilayahan dan organisasi sosial, kegiatan ini juga menjangkau sektor pendidikan dengan menghadirkan perwakilan tenaga pendidik serta siswa dari SMP Negeri 122 Jakarta dan SDN Kapuk Muara 03. Keberagaman peserta ini mencerminkan semangat kolaborasi kolektif yang dibutuhkan untuk menuntaskan permasalahan gizi kronis pada anak.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan persoalan serius terkait perkembangan otak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga seribu hari pertama kehidupan anak. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pola asuh yang tepat serta optimalisasi peran keluarga sebagai unit terkecil dalam mendeteksi dan mencegah risiko stunting secara dini.
Selain aspek medis dan gizi, kegiatan ini juga menyoroti peran strategis seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan tokoh masyarakat dinilai krusial untuk memastikan bahwa edukasi mengenai pola hidup sehat dapat tersampaikan hingga ke tingkat rumah tangga. Pengoptimalan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan balita menjadi poin utama yang terus didorong untuk ditingkatkan efektivitasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif warga Kelurahan Kapuk Muara akan bahaya stunting dan langkah-langkah pencegahannya. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan setiap keluarga mampu menerapkan pola makan bergizi dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia secara optimal. Upaya keberlanjutan ini merupakan langkah nyata dari Kelurahan Kapuk Muara dalam mendukung program pemerintah guna mencetak generasi emas yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk terus mengawal dan mengimplementasikan edukasi yang telah diterima dalam kehidupan sehari-hari demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih cerah.(Rdn)
