(62-21) 4303111

BERITA

Festival Kicir-Kicir Dimatangkan, UKPD dan Pemangku Kepentingan Tukar Pikiran

  • Beranda
  • Berita
  • Festival Kicir-Kicir Dimatangkan, UKPD dan Pemangku Kepentingan Tukar Pikiran

Festival Kicir-Kicir Dimatangkan, UKPD dan Pemangku Kepentingan Tukar Pikiran

KOMINFOTIK JU – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bersama manajemen Hotel All Sedayu mematangkan persiapan penyelenggaraan Festival Kicir-Kicir yang rencananya digelar pada Jumat (18/6) mendatang. 

Panitia yang terdiri dari Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, manajemen Hotel All Sedayu hingga pemangku kepentingan lainnya saling bertukar pikiran demi kesuksesan penyelenggaraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-494 DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Suroto menerangkan, kegiatan ini diisi dengan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan terhadap persiapan Festival Kicir-Kicir. 

Acara yang digelar selama sepekan ini rencananya akan diisi dengan beragam kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan seperti peragaan busana batik atau fashion show, bazzar kuliner khas betawi dan kerajinan JakPreneur.

“Tentu saja memang semata-mata festival ini tujuannya membangkitkan ekonomi karena ekonomi kita terpuruk akibat pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Mudah-mudahan festival ini menjadi pelopor untuk menjalin kolaborasi lainnya dengan Hotel All Sedayu,” terang Suroto, saat ditemui di Hotel All Sedayu, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (8/6).

Menanggapi peragaan busana, Koordinator Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara Yeni Nursanti Ali memastikan akan melibatkan pengrajin batik di Jakarta Utara seperti Batik Koja, Batik Marunda, Cany Khals, Batik Tembayat, Nany Batik. 

Busana diperagakan oleh sepuluh pasang Abang-None Jakarta Utara dibalut dengan aksesoris dari Kreasi Batu Alam, Duwi Handicraft, Pilin Craft, Eka Crystallin, dan La Javanese. Peragaan busana secara langsung digelar di Cinema Flix Mal Of Indonesia (MOI) maupun melalui kanal Youtube @Kominfotik JU.

“Acara ini juga tentunya menjadi kesempatan bagi Dekranasda Jakarta Utara menunjukan bahwa kita punya pengrajin-pengrajin yang tidak kalah dengan daerah-daerah laen. Kesempatan ini tentunya tidak akan kita lepaskan selain itu juga tentunya dengan dukungan semua pihak,” kata Yenny.

General Manajer Hotel All Sedayu Yudhi Meidiyanto mengungkapkan festival ini merupakan bentuk kolaborasi yang dapat membangkitkan nilai perekonomian masyarakat dan pariwisata. Apalagi festival menyuguhkan beragam rangkaian acara yang berciri khas Betawi sebagai rangkaian peringatan HUT ke-494 DKI Jakarta.

“Dengan situasi pandemi seperti ini kita bersama-sama membangun kerja sama supaya kita bangkit bersama. Insya Allah tanggal 18 Juni nanti menjadi acara yang spektakuler karena menggandeng pengrajin atau pengusaha dari Jakarta Utara. Kita bersama-sama bekerja sama untuk bisa punya signature atau ciri khas Jakarta Utara,” tutupnya.