(62-21) 4303111

BERITA

Covid-19 Varian Baru Hingga PMK Dibahas Pada Rapim Forkopimko Jakarta Utara

  • Beranda
  • Berita
  • Covid-19 Varian Baru Hingga PMK Dibahas Pada Rapim Forkopimko Jakarta Utara

Covid-19 Varian Baru Hingga PMK Dibahas Pada Rapim Forkopimko Jakarta Utara

KOMINFOTIK JU – Forum Pimpinan Kota (Forkopimko) Kota Jakarta Utara menggelar rapat pimpinan secara luar jaringan (luring) untuk pertama kalinya sejak masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dua tahun lalu di Ruang Pola, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (20/6).

Lima topik dibahas pada rapim tersebut mulai dari penanggulangan varian baru Covid-19 dan Demam Berdarah Dangue (DBD), Program Sertifikat Tanah Gratis (PTSL), Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan ternak kurban.

“Rapim ini bukan yang pertama, tapi yang pertama kami gelar secara offline karena selama dua tahun terakhir kami gelar secara daring (dalam jaringan). Meski begitu, prokes (protokol kesehatan) tetap kami laksanakan,” kata Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (20/6).

Ali menjelaskan, masing-masing topik pembahasan diawali dengan paparan instansi terkait seperti penanggulangan varian baru Covid-19 dan DBD dari Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, PTSL dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara, P4GN dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Pemilu 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara, dan PMK pada hewan ternak kurban dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara.

Rapat teknis lanjutan akan digelar pada masing-masing instansi, Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD), camat, dan lurah terkait pasca digelarnya rapim tersebut.

“Dari rapim ini setiap pembahasan kami tindaklanjuti dengan rapat-rapat teknis bersama dengan instansi terkait sejalan dengan aksi menuntaskannya,” jelasnya.

Terhadap varian baru Covid-19, dipastikannya sejumlah langkah strategis penanggulangan kasus dipercepat dalam beberapa bulan ke depan terutama fokus pada capaian vaksinasi lanjutan (booster).

Begitu pun soal DBD yang kian digencarkan baik pada sisi sosialisasi melalui kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) hingga media sosial, maupun pada aksi kolaborasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Kami akan terus berkomitmen bersama-sama tetap menjaga kesehatan di tengah perkembangan varian baru Covid-19 dan DBD,” tutupnya.