Administrasi & Kesra

Wakil Walikota Jakarta Utara Apresiasi IWABRI Bantu Tanggulangi Stunting

Wakil Walikota Jakarta Utara Apresiasi IWABRI Bantu Tanggulangi Stunting

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini mengapresiasi peran Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI) dalam membantu penanggulangan stunting. Hal tersebut dirasakan manfaatnya untuk warga Kelurahan Marunda, Cilincing.


"Kita bangga hari ini menyaksikan peran IWABRI yang dirasakan langsung manfaatnya untuk anak-anak Kelurahan Marunda. Semoga menjadi ibadah kita semua dan terima kasih untuk semua yang sudah berkontribusi," kata Juwaini saat ditemui dalam acara Bakti Sosial Kesehatan IWABRI di Aula Rumah Si Pitung, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (7/2).


Juaini berharap, kegiatan seperti ini menjadi motivasi bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau yayasan lainnya. Motivasi untuk senantiasa menjadikan anak Jakarta Utara sehat sehingga berdampak pada nilai kemajuan bangsa.


"Semoga banyak lagi LSM atau yayasan yang terlibat supaya anak Jakarta Utara sehat, menjadi bangsa dan negara yang maju," ujarnya.


Sementara itu, Ketua IWABRI, Rena Sunarso menerangkan Bakti Sosial Kesehatan ini merupakan program akhir (Exit Program) dari penanggulangan stunting sepanjang 90 hari sebelumnya. Seluruh program didanai dari pengumpulan Zakat, Infak, dan Shodaqoh (ZIS) seluruh Indonesia melalui Yayasan Baitul Mal (YBM) Brilian.


"Kegiatan ini sesuai dengan salah satu lima pilar kami yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial. Semoga kegiatan ini menginspirasi pihak lain dalam penanggulangan stunting dengan baik untuk melahirkan generasi penerus bangsa. Perlu diingat, kita menuju Indonesia emas 2045," ungkap Rena Sunarso.


Ketua YBM Brilian, Dadang Permana menyebut pihaknya telah berupaya menanggulangi stunting kepada 700 anak selama 90 hari yang mana 40 persen diantaranya kini terbebas dari stunting.


Hasil tersebut berkat adanya pendampingan intensif terhadap makanan bergizi, edukasi Perilaku Hidup Bersih, dan Sehat (PHBS), dan monitoring ahli gizi yang berkolaborasi dengan Puskesmas Kelurahan Marunda.


"Kami berharap orang tua dan institusi kesehatan bisa melanjutkan pasca 90 hari pendampingan itu untuk terus mengintervensi sehingga benar-benar anak terbebas stunting," tutupnya.


Diketahui, kegiatan Bakti Sosial Kesehatan diisi dengan pembagian Paket Sembako, Paket Pendidikan, dan Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Termasuk pemeriksaan kesehatan gula darah dan konsultasi tenaga kesehatan.

Bagikan: