Kominfotik JU - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan pengembangan wawasan keagamaan Islam di Ruang Fatahillah, Selasa (19/5). Kegiatan ini mengusung tema “Wanita Berdaya dengan Ilmu dan Amal” serta menghadirkan narasumber Ustazah Muhdatul Atiqoh.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai perempuan dari berbagai Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), serta perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Jakarta Utara. Turut hadir Ketua Badan Kepegawaian serta Ketua DWP Persatuan Jakarta Utara, Ponti Fredy.
Ketua panitia, Neni Maryani, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 57 Tahun 2022 tentang organisasi dan perangkat daerah. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan rohani anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. “Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan spiritual, motivasi, serta meningkatkan peran wanita muslimah dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari,” ujar Neni.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengarusutamaan gender, dengan memberikan ruang khusus bagi perempuan untuk berkembang secara spiritual dan sosial.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan amal dalam kehidupan sehari-hari. “Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah, dan amal tanpa ilmu bisa membuat kita salah dalam bertindak. Karena itu, keduanya harus berjalan seimbang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran strategis perempuan dalam keluarga, khususnya dalam mendidik anak dan membangun lingkungan yang baik. “Perempuan memiliki peran yang sangat besar di rumah tangga. Maka penting bagi ibu-ibu untuk memiliki ilmu yang bisa diamalkan, agar dapat menjadi contoh yang baik bagi keluarga,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengambil manfaat dari materi yang disampaikan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta hingga selesai.
