Kominfotik JU - Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan penguatan literasi digital dan kapasitas kehumasan dalam mendukung gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (21/5).
Kegiatan pembinaan keterbukaan informasi publik tersebut berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Ketua Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Aang Muhdi Gozali dan akademisi Universitas Pakuan Bogor, Dini.
Dalam paparannya, Aang Muhdi Gozali menyampaikan materi tentang keterbukaan informasi publik dalam mendukung gerakan peduli lingkungan. Sementara Dini membahas teknik dasar kehumasan dan strategi konten digital untuk kampanye pilah sampah.
Kepala Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara, R. Fauzy mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik sekaligus memperkuat kampanye pemilahan sampah di tengah masyarakat.
“Informasi publik, strategi komunikasi digital, teknik dasar pengemasan informasi hingga cara membangun kampanye pilah sampah yang efektif dan berdampak menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Para peserta juga dapat berdiskusi langsung dengan narasumber,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta kegiatan terdiri dari para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tingkat kelurahan dan kecamatan se-Jakarta Utara, baik yang mengikuti secara langsung maupun daring, serta Komunitas Informasi Masyarakat di Jakarta Utara.
Menurut Fauzy, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Sudin Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara dengan berbagai pihak di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan informasi dan dokumentasi publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat dukungan terhadap keterbukaan informasi publik sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. “Komunikasi publik dan pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam mewujudkan kota global yang berkelanjutan. Karena itu, edukasi kepada masyarakat dan keterlibatan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Fauzy juga menyampaikan capaian yang membanggakan terkait pengelolaan keterbukaan informasi publik. Ia mengatakan, hasil penilaian PPID di Jakarta Utara tahun 2025 menunjukan adanya peningkatan yang signifikan dengan raihan predikat informatif.
“Prestasi ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Pengelolaan informasi dan dokumentasi yang baik akan memperkuat pelayanan publik dan transparansi pemerintah di era digital,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri. Ia menilai penguatan literasi digital dan kehumasan sangat penting agar informasi program pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Publikasikan apa yang sudah kita lakukan dengan baik kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat terus mendapatkan informasi terbaru terkait program dan kegiatan pemerintah. Melalui penguatan ini, kita juga tidak boleh tertinggal dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tandasnya.
