Pemerintahan
Walikota Jakarta Utara
21 Mei 2026 69

BPS Gandeng Pelaku Usaha, Jakarta Utara Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU - Puluhan pengelola perkantoran, pusat perbelanjaan, dan perusahaan pengembang di Jakarta Utara mengikuti kegiatan koordinasi dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (21/5). Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), dan pelaku usaha dalam menyukseskan pendataan ekonomi nasional.

Kepala BPS Kota Jakarta Utara, Theresia Parwati menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan menjadi satu-satunya instrumen pendataan ekonomi yang mampu menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia hingga wilayah terkecil.

“Sensus Ekonomi menyediakan data ekonomi yang lengkap dan akurat untuk mengukur serta memetakan daya saing global Jakarta. Sudah 10 tahun berlalu sejak sensus sebelumnya pada 2016, tentu banyak perubahan dan transformasi di sektor ekonomi yang perlu kita tangkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah dapat memetakan potensi ekonomi wilayah berdasarkan pelaku usaha, melihat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan peningkatan investasi di masa mendatang.

Theresia juga menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan pelaku usaha dijamin kerahasiaannya. Petugas BPS pun akan mendampingi proses pengisian data agar berjalan optimal dan akurat. “Tanpa data yang valid, pemerintah tidak akan mampu menyusun perencanaan pembangunan maupun menentukan arah kebijakan ekonomi ke depan karena itu partisipasi seluruh pelaku usaha sangat dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengapresiasi inisiatif BPS Jakarta Utara dalam menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memotret perkembangan dunia usaha di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, perkantoran, hingga usaha rumahan. “Diperlukan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak agar sensus ekonomi ini berjalan sukses dan menghasilkan data yang valid serta akurat,” ungkapnya.

Fredy menuturkan, Jakarta memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional karena itu kualitas data yang dihasilkan dari sensus ekonomi akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan dan investasi ke depan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi mitra aktif BPS dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelaku usaha, termasuk usaha kecil agar proses pendataan berjalan maksimal. “Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, dan kebijakan yang tepat akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap seluruh pelaku usaha dapat memahami pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sekaligus mendukung proses pendataan demi terwujudnya pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Bagikan Berita