Kominfotik JU – Suasana ceria terlihat di Kebun Pegangsaan Dua Menanam (Gangnam), Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, saat puluhan murid PAUD SPS Negeri Bale Bermain Gading Kuncup Harmoni mengikuti kegiatan menanam dan memanen sayuran, Jumat (29/5).
Sebanyak 24 murid PAUD tampak antusias memetik kangkung dan pakcoy langsung dari kebun edukasi yang selama ini menjadi ruang belajar terbuka bagi masyarakat. Tidak hanya memanen, anak-anak juga diajak mengenal proses bercocok tanam mulai dari menyemai benih, menanam, menyiram, hingga merawat tanaman.
Camat Kelapa Gading, DTM Rahmat Syahputra mengapresiasi kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, pembelajaran di luar kelas seperti ini mampu memberikan pengalaman positif sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memperluas wawasan anak-anak sekaligus mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan dan ketahanan pangan,” jelasnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, termasuk meningkatkan minat anak-anak untuk mengonsumsi sayuran dalam keseharian. “Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi sehat yang mencintai lingkungan dan gemar makan sayur,” harapnya.
Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi menjelaskan, hasil panen dari lahan seluas sekitar 1,2 x 6 meter persegi mencapai 24,5 kilogram sayuran yang terdiri dari 20 kilogram kangkung dan 4,5 kilogram pakcoy.
Menurutnya, hasil panen tersebut sebagian dibawa pulang oleh anak-anak dan sebagian lainnya dibeli warga sekitar serta kader setempat. “Kebun Gangnam memang dirancang sebagai sarana edukasi. Di sini tidak hanya ada sayuran, tetapi juga tanaman buah, tanaman obat keluarga hingga kandang peternakan,” ujarnya.
Sementara itu, guru PAUD SPS Negeri Bale Bermain Gading Kuncup Harmoni, Ria mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program outing class untuk mengenalkan proses pangan secara langsung kepada anak-anak.
“Anak-anak sangat senang dan antusias. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat baik untuk edukasi sekaligus membangun pola hidup sehat sejak dini,” pungkasnya.
