Jakarta Utara - Warga RW 17 Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan dalam rangka program “Jaga Jakarta Bersih”, Minggu pagi (28/6). Kegiatan ini turut dimonitor langsung oleh Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, bersama jajaran pejabat lainnya.
Kerja bakti ini melibatkan warga, pengurus RT/RW, tim dasawisma (Dawis), serta petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH). Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan, mulai dari mengangkat sampah hingga merapikan saluran air.
Selain Wali Kota, kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Kota, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Pemerintahan, Asisten Pembangunan, Kepala Suku Dinas Damkar, Pariwisata, Tenaga Kerja, Lingkungan Hidup, Wakil Camat Koja, serta Lurah Tugu Utara beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Hendra Hidayat mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Ia menekankan bahwa mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu.
“Mari kita semua mulai memilah sampah dari sekarang. Karena mulai 1 Agustus 2026, Bantar Gebang hanya menerima sampah residu. Ini penting agar pengelolaan sampah kita semakin baik,” ujarnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta.
Warga RT 4 RW 17 yang menjadi lokasi kegiatan terlihat antusias mengikuti kerja bakti. Pemerintah Kota Jakarta Utara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang terlibat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh, sehingga wilayah Koja dapat menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.(Rdn)
