Kominfotik JU - Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi lokasi kegiatan studi perspektif Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Program Studi Praktik Perpolisian Tata Pamong, Rabu (3/6). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Bahari ini mengangkat tema penguatan dan pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat kelurahan.
Sebanyak 54 orang Madya Praja Angkatan 34 mengikuti kegiatan tersebut, didampingi para dosen dan pembimbing. Studi ini merupakan bagian dari mata kuliah praktikum pemberdayaan Linmas yang digagas oleh pengampu mata kuliah di Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN, Heru Sulistyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif akademik untuk memberikan pengalaman langsung kepada praja di lapangan. “Studi perspektif ini merupakan inisiatif dari dosen pengampu mata kuliah pemberdayaan Linmas. Kegiatan ini sangat baik karena memberikan gambaran nyata dan bisa menjadi contoh bagi mata kuliah praktikum lainnya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Fakultas Perlindungan Masyarakat merupakan salah satu dari tiga fakultas di IPDN yang fokus pada urusan pelayanan dasar, khususnya ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas). Fakultas ini memiliki tiga program studi, yaitu perlindungan masyarakat, manajemen keamanan dan keselamatan publik, serta kependudukan dan pencatatan sipil.
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran para Praja IPDN. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan antara pemerintah daerah dan calon aparatur pemerintahan. “Satlinmas memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat di tingkat wilayah. Di kelurahan, Satlinmas menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah menjaga kondusivitas lingkungan,” kata Hendra.
Ia berharap melalui kegiatan ini para praja tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung terkait kondisi di lapangan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menjadi aparatur yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan studi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Jakarta Utara dengan IPDN dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang perlindungan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan tertib dan lancar, serta memberikan wawasan baru bagi para peserta mengenai peran penting Satlinmas dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
