Jakarta Utara - Menjadi duta pariwisata bukan hanya tentang penampilan dan wawasan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap budaya serta lingkungan. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan IANTA Day 2026 yang diikuti oleh 30 Finalis Abang None Jakarta Utara 2026 bersama finalis Abang None dari enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi se-DKI Jakarta di Ruang Pola Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Minggu (14/6).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) ini menjadi ajang perkenalan bagi para finalis dengan organisasi alumni Abang None Jakarta sekaligus sarana pembekalan untuk memperkuat peran mereka sebagai generasi muda yang aktif mempromosikan pariwisata, budaya, dan isu keberlanjutan dalam mendukung terwujudnya Jakarta sebagai Kota Global yang berbudaya.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata. Turut hadir Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti, yang mendampingi para finalis selama kegiatan. Acara juga menghadirkan sejumlah inspirator muda yang berbagi pengalaman, wawasan, dan motivasi guna mendorong para finalis untuk terus berkembang serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pariwisata Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, para finalis menerima berbagai materi pembekalan, di antaranya mengenai pelestarian budaya Betawi sebagai identitas dan warisan budaya Jakarta yang perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selain itu, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai Gerakan Pilah Sampah sebagai upaya membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah dan penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan ditutup dengan sesi nandak bersama yang menjadi simbol kebersamaan, semangat kolaborasi, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya Betawi sebagai bagian dari identitas Jakarta.
