Kominfotik JU – Sebanyak 100 peserta yang berasal dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Karang Taruna, Organisasi Kepemudaan (OKP), serta organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Jakarta Utara mengikuti kegiatan Peningkatan Pencegahan, Peredaran, Penanggulangan, dan Penyalahgunaan Narkotika yang digelar di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (29/6).
Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus masa depan bangsa. Karena itu, upaya penanggulangannya tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi, serta melibatkan seluruh unsur, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat.
"Kita harus bersama-sama memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam melakukan edukasi, sosialisasi, serta memperkuat ketahanan sosial di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Hendra juga berharap peserta mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai positif, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mengajak generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
"Melalui kreativitas dan kedekatan dengan masyarakat, mari kita bersama melindungi generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Reza Pahlevi, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
"Kami berharap informasi mengenai bahaya narkotika dapat tersampaikan secara luas sehingga masyarakat tidak terjerumus dalam penyalahgunaannya. Generasi muda diharapkan dapat menjadi penerus bangsa yang sehat, berkualitas, serta mampu mewujudkan lingkungan masyarakat Jakarta yang bersih dari penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.
