Kominfotik JU – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengajak organisasi kemasyarakatan Islam untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berakhlak. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan saat menghadiri Pelantikan Tasykil Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Islam (Persis) se-Jakarta Utara di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Sabtu (20/6).
Dalam sambutannya, Fredy mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PC Persis yang resmi dilantik dan menerima amanah memimpin organisasi di wilayah masing-masing. Saat ini kepengurusan yang dilantik berasal dari empat kecamatan, yakni Pademangan, Cilincing, Tanjung Priok, dan Koja.
"Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Pimpinan Cabang Persis se-Jakarta Utara yang hari ini resmi dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat dakwah, mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam membangun masyarakat Jakarta Utara yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.
Menurutnya, Persis merupakan organisasi Islam yang memiliki sejarah panjang dan telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknologi hingga penyebaran informasi. Karena itu, keberadaan Persis diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
"Tidak ada yang saling bersaing, tetapi saling melengkapi. Di tengah kehidupan modern saat ini, peran organisasi keagamaan sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah," ungkapnya.
Fredy juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi Jakarta Utara, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan konflik sosial. Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk ulama dan organisasi keagamaan.
"Kita membutuhkan sinergi dan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran ulama sangat dibutuhkan untuk memberikan keteladanan serta membimbing masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif," katanya.
Ia berharap kepengurusan baru PC Persis mampu memperkuat fungsi organisasi, memperluas dakwah, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.
Menjelang peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Fredy mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat kebersamaan sebagai modal utama menyongsong Jakarta menuju usia lima abad. "Membangun Jakarta bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun moral dan akhlak masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan Jakarta Utara yang semakin nyaman, maju, dan berdaya saing," tutupnya.
