Kominfotik JU – Semangat kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas mewarnai Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2026. Sebanyak 287 guru dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK se-Jakarta Utara mengikuti ajang yang berlangsung di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, pada 16–17 Oktober 2026.
Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menunjukkan kemampuan dan bakat di luar aktivitas mengajar, sekaligus mempererat persaudaraan serta meningkatkan semangat pengembangan diri. Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tenis meja, bulu tangkis, bola voli, menyanyi solo, dan video inovasi pembelajaran.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengapresiasi konsistensi PGRI Jakarta Utara dalam menyelenggarakan Porsenijar sebagai wujud nyata kekompakan, solidaritas, dan komitmen para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme.
“Porsenijar ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun energi positif, memperkuat kebersamaan, sekaligus melatih kemampuan diri. Melalui olahraga, kita belajar kerja keras dan sportivitas. Melalui seni, kita mengembangkan kreativitas dan kepekaan, sedangkan melalui pembelajaran, kita terus memperkaya wawasan untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas,” jelas Fredy saat membuka Porsenijar PGRI Jakarta Utara di Balai Yos Sudarso, Jumat (16/10).
Menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta menumbuhkan kedisiplinan bagi generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan yang semakin kompleks, para guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia para pendidik. Guru yang sehat, bersemangat, dan kreatif akan semakin kuat dalam menjalankan pengabdiannya serta menjadi teladan bagi peserta didik.
Fredy juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kebersamaan dan persaudaraan sebagai nilai utama dalam berkompetisi. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan bagaimana setiap peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dan membawa pengalaman positif ke lingkungan sekolah masing-masing.
“Menang atau kalah itu hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana persaudaraan, kekompakan, dan kebersamaan kita terus terjaga. Saya berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, tetap menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi teladan, baik dalam kompetisi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Administrasi Jakarta Utara, Mukheri, berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat hubungan antarguru lintas mata pelajaran dan jenjang pendidikan.
Ia menyampaikan empat pesan utama kepada peserta, yakni mengutamakan persahabatan dan persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, menyadari bahwa setiap guru memiliki beragam potensi, serta mengikuti perlombaan dengan gembira.
Mukheri menegaskan bahwa semangat sportivitas yang ditunjukkan para guru juga menjadi pembelajaran penting bagi peserta didik. Guru diharapkan mampu memberikan contoh nyata tentang sikap menghargai lawan, menerima hasil kompetisi dengan lapang dada, dan menghormati perbedaan kemampuan.
Selain itu, ia mengajak para guru untuk memahami bahwa setiap individu memiliki bakat dan keunggulan masing-masing. Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran agar peserta didik memperoleh kesempatan mengembangkan potensi sesuai minat dan kemampuannya.
Ketua Panitia Pelaksana Porsenijar PGRI Jakarta Utara, Rusnadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 287 guru dari berbagai jenjang pendidikan di enam kecamatan se-Jakarta Utara. "Pada hari pertama, perlombaan difokuskan pada cabang bola voli putra dan putri serta bulu tangkis. Hari kedua akan dilanjutkan dengan lomba menyanyi solo, tenis meja, dan video inovasi pembelajaran yang melibatkan guru TK, SD, SMP, SMA, dan SMK," pungkasnya.
Administrasi & Kesra
Sekretariat Kota
16 Oktober 2026 121287 Guru Jakarta Utara Unjuk Bakat dan Inovasi di Porsenijar PGRI 2026
Kominfotik-Louise
Penulis
Tags
#Suku Dinas Pendidikan Wilayah I
#Suku Dinas Pendidikan Wilayah II
