Perekonomian & Pembangunan
Sekretariat Kota
29 September 2026 7

Menuju Kota Global dan Usia 5 Abad, Pemprov DKI Perkuat Kebudayaan Berbasis Warga Lewat Bioskop Keliling JCC di Jakarta Utara

Kominfotik-Adiwijaya

Penulis

Kominfotik JU - Menyambut transformasi Jakarta menuju kota global serta peringatan usia 500 tahun pada tahun mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan pentingnya penguatan kebudayaan yang berimbang dengan pembangunan fisik.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Bioskop Keliling Jakarta Culture Cinema (JCC) di Lapangan Sarana, RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Miftahulloh Tamary, menyatakan bahwa pemajuan kebudayaan di Jakarta harus mengakar pada partisipasi aktif masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan di Jakarta Utara ini merupakan titik lokasi keempat, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Lomba Kampung Sinema JCC yang menjangkau 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu melalui kolaborasi bersama Kampung Cinema serta melibatkan pelaku UMKM lokal.

"Kegiatan ini adalah milik masyarakat DKI Jakarta. Perubahan status Jakarta menuju top kota global menuntut kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kebudayaan. Kami ingin seluruh kegiatan kebudayaan tumbuh dari masyarakat melalui kolaborasi," ujar Miftahulloh.

Melalui Lomba Kampung Sinema JCC, Pemprov DKI Jakarta mendorong lahirnya sineas-sineas lokal yang mampu memproduksi karya film pendek secara mandiri. Film-film karya warga inilah yang kemudian ditayangkan dalam tur bioskop keliling di seluruh penjuru Jakarta.

Selain menjadi wadah apresiasi seni dan penggerak ekonomi warga melalui keterlibatan UMKM, bioskop keliling JCC juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial. Program ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan keluarga sekaligus menjadi sarana edukatif untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan pada gadget.

"Dinas Kebudayaan DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan program-program kebudayaan berbasis komunitas secara berkesinambungan di masa mendatang," tutupnya.

Tags
#Suku Dinas Kebudayaan
Bagikan Berita