Administrasi & Kesra
Sekretariat Kota
15 September 2026 7

Keteladanan Rasulullah Jadi Energi PKK dan DWP Jakut untuk Terus Berbuat Baik

Kominfotik-Louise

Penulis

Kominfotik JU – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat keteladanan, mempererat silaturahmi, dan menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Administrasi Jakarta Utara di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (15/9).

Mengusung tema “Mempererat Ukhuwah dan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Era Modern”, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi jajaran PKK dan DWP untuk menjadikan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan peran di keluarga maupun masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra, mengatakan Rasulullah SAW telah memberikan teladan tentang bagaimana membangun kehidupan yang dilandasi kejujuran, kesabaran, kasih sayang, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Melalui DWP dan TP PKK Jakarta Utara, hari ini kita hadirkan nilai-nilai kebaikan tersebut dalam keluarga dan lingkungan,” ujar Fida.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menghadirkan keteladanan, baik sebagai ibu, istri, anggota organisasi, maupun bagian dari masyarakat. Keluarga yang kuat, lanjutnya, lahir dari keteladanan dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak dari rumah.

“Mari kita jadikan momentum Maulid ini untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang beriman, sehat, harmonis, dan penuh kasih sayang. Mari menjadi pribadi yang membawa kesejukan, menjadi teladan bagi anak-anak, kuat bagi keluarga, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Fida juga mengajak seluruh jajaran PKK dan DWP untuk terus menjaga silaturahmi, kekompakan, serta semangat dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan hari ini membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, dan menjadi energi positif bagi kita semua untuk terus menyebarkan kebaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara, Anita Permata Sari, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi harus memberikan dampak nyata, tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Kami berharap PKK dan DWP dapat tampil sebagai penggerak dan pelopor pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Anita mendorong PKK dan DWP untuk mampu menginisiasi, menggerakkan, sekaligus mengawal berbagai program pemberdayaan dan kemasyarakatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. “Setiap program jangan berhenti pada kegiatan seremonial. Harus ada gerakan dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai PKK dan DWP memiliki posisi penting sebagai motor penggerak dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis, mendukung pendidikan anak, menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menumbuhkan kepedulian dan semangat kebersamaan.

Selain itu, PKK dan DWP diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus teladan di tengah masyarakat. Sebab, pendidikan karakter yang paling kuat dimulai dari keluarga melalui keteladanan orang tua dan praktik kehidupan sehari-hari. “PKK dan DWP dapat menjadi kekuatan yang menjembatani pemerintah dengan masyarakat. Ketika pemerintah bergerak, PKK dan DWP ikut bergerak. Ketika masyarakat membutuhkan, PKK dan DWP hadir memberikan solusi sesuai dengan kapasitasnya,” jelasnya.

Dengan semangat tersebut, Anita berharap keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi energi bagi seluruh jajaran untuk terus berbuat baik dan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk dalam mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global yang tetap memiliki kepedulian sosial, nilai-nilai agama, dan semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan pengajian dan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama. Mari terus bersinergi dan menjadi bagian dari gerakan pembangunan,” tandasnya.

Tags
#Tim Penggerak PKK
Bagikan Berita