Perekonomian & Pembangunan
Papanggo
15 September 2026 4

Kelurahan Papanggo Monitoring Pemilahan Sampah Organik di RW 01 Sampai 13

Kelurahan Papanggo

Penulis

Papanggo โ€” Kelurahan Papanggo melaksanakan kegiatan monitoring pemilahan sampah organik di wilayah RW 01 sampai dengan RW 13, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong penerapan pemilahan sampah sejak dari sumber sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Monitoring dilaksanakan oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Papanggo bersama PJLP Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan, kader Dasawisma (Dawis) Papanggo, serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Papanggo. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap penerapan pemilahan sampah organik di lingkungan warga, memastikan bahwa setiap rumah tangga telah memisahkan sampah organik dan anorganik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Papanggo, Yudha, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga merupakan langkah krusial dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan," kata Yudha.

Yudha menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada warga agar budaya memilah sampah menjadi kebiasaan sehari-hari. Kami terus berupaya memastikan seluruh warga di RW 01 hingga RW 13 memahami pentingnya memilah sampah organik secara mandiri. Melalui monitoring rutin ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga pengelolaan lingkungan di wilayah Papanggo menjadi lebih optimal dan bersih, ujar Yudha saat meninjau lokasi.

"Selain melakukan pemantauan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif dari kader Dasawisma dan dukungan penuh dari petugas PPSU dinilai sangat efektif dalam menggerakkan warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah Kelurahan Papanggo berharap langkah ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lainnya dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, asri, dan bebas dari penumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik," jelasnya.

Tags
#Tanjung Priok
Bagikan Berita