Administrasi & Kesra
Kamal Muara
4 September 2026 4

Perkuat Pencegahan DBD, Kelurahan Kamal Muara Intensifkan Monev PSN Jumantik di RW 03

Kelurahan Kamal Muara

Penulis

Jakarta Utara โ€“ Pemerintah Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terus memperkuat upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (Monev PSN) Jumantik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, bertempat di RT 04/RW 03 Kelurahan Kamal Muara.

Kegiatan Monev PSN Jumantik dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Kamal Muara Ari Susanti beserta jajaran kelurahan, unsur PKK, perwakilan Puskesmas, kader Jumantik, Satpol PP, para Ketua RT, Ketua RW 03, staf Dinas Sosial, serta Satlinmas. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam menjaga kesehatan lingkungan dan memperkuat upaya pencegahan penyakit berbasis masyarakat.

Monitoring dan evaluasi PSN Jumantik merupakan bagian penting dari langkah preventif untuk meminimalkan potensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang dapat menjadi salah satu penyebab penularan DBD. Pemantauan lingkungan secara rutin diperlukan untuk memastikan berbagai tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dapat segera ditemukan dan ditangani.

Dalam kegiatan tersebut, unsur terkait melakukan pemantauan kondisi lingkungan di wilayah RT 04/RW 03. Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan berbagai tempat yang berpotensi menampung air dan menjadi media perkembangbiakan nyamuk. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat pelaksanaan PSN secara rutin di lingkungan masyarakat.

Kader Jumantik memiliki peran penting dalam kegiatan tersebut. Melalui pemantauan secara berkala, kader membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tempat berkembang biaknya nyamuk. Peran kader di tingkat lingkungan juga menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dini terhadap risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Kehadiran Sekretaris Kelurahan Ari Susanti bersama jajaran Kelurahan Kamal Muara menunjukkan perhatian pemerintah wilayah terhadap pelaksanaan program kesehatan masyarakat. Monitoring secara langsung menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan PSN dapat berjalan secara konsisten serta melibatkan seluruh unsur kewilayahan.

Pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan masyarakat karena sebagian besar potensi tempat berkembang biaknya nyamuk dapat ditemukan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Wadah penampungan air, barang bekas yang dapat menampung air hujan, pot tanaman, talang air, maupun tempat lainnya perlu mendapatkan perhatian secara rutin.

Penerapan prinsip 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat. Upaya tersebut dapat diperkuat dengan berbagai tindakan pencegahan sesuai kondisi lingkungan masing-masing.

Kegiatan Monev PSN Jumantik juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kelurahan, kader kesehatan, pengurus RT dan RW, serta masyarakat. Koordinasi yang baik memungkinkan berbagai potensi permasalahan lingkungan dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Keterlibatan PKK turut memberikan dukungan dalam membangun kesadaran kesehatan di tingkat keluarga. Keluarga menjadi salah satu lingkungan utama dalam penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Dengan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan sekitar, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam upaya mengurangi potensi perkembangbiakan nyamuk.

Perwakilan Puskesmas juga menjadi bagian penting dalam sinergi kegiatan kesehatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah wilayah dan unsur kesehatan dapat memperkuat edukasi serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.

Sementara itu, keterlibatan Satpol PP, Satlinmas, Dinas Sosial, serta unsur kewilayahan lainnya menunjukkan bahwa menjaga kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap unsur memiliki peran dalam mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, sehat, dan nyaman.

Para Ketua RT dan Ketua RW 03 juga memiliki posisi strategis dalam menggerakkan masyarakat di tingkat lingkungan. Koordinasi hingga tingkat RT memungkinkan kegiatan PSN dan pemantauan lingkungan dilakukan secara lebih dekat serta berkesinambungan.

Monev PSN Jumantik tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan tempat penampungan air secara rutin dapat menjadi kebiasaan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan bersama.

Pemerintah Kelurahan Kamal Muara terus mendorong agar kegiatan PSN tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan kesehatan, tetapi menjadi bagian dari rutinitas masyarakat. Pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menjaga lingkungan tetap sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit.(Rdn)

Bagikan Berita