Administrasi & Kesra
Sekretariat Kota
2 September 2026 6

Hendra Hidayat: Ketahanan Keluarga Dimulai dari Keteladanan Orang Tua

Kominfotik-Adiwijaya

Penulis

Kominfotik JU - Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengajak masyarakat memperkuat ketahanan keluarga dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keteladanan tersebut menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang membawa berbagai tantangan bagi keluarga.

Pesan itu disampaikan Hendra saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 di Masjid Al-Amanah, Jalan Sunter Karya Selatan, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Selasa (1/9).

Hendra menuturkan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.

“Keluarga adalah tempat pertama bagi seorang anak belajar tentang kejujuran, kasih sayang, kesabaran, tanggung jawab, dan akhlak. Kekuatan sebuah masyarakat berawal dari keluarga yang baik,” ujarnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi informasi memberikan tantangan tersendiri bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Beragam konten yang mudah diakses melalui media sosial perlu mendapatkan perhatian agar tidak memberikan pengaruh negatif terhadap pembentukan karakter anak.

Karena itu, Hendra mengingatkan para orang tua untuk tidak sekadar memenuhi kebutuhan fasilitas teknologi bagi anak, tetapi juga meluangkan waktu untuk berkomunikasi, memberikan kasih sayang, serta menjadi contoh dalam bersikap dan berperilaku.

“Jangan sampai anak-anak kita lebih banyak mendapatkan pendidikan nilai dari media sosial dibandingkan dari keluarganya sendiri. Di tengah perubahan zaman, orang tua harus hadir untuk melakukan filter terhadap konten digital yang diakses anak,” tegasnya.

Selain membahas ketahanan keluarga, Hendra turut mengapresiasi kontribusi pengurus Masjid Al-Amanah dalam menjaga kemakmuran masjid dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara ulama, umara atau pemerintah, serta masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Jakarta. Masjid juga diharapkan dapat menjadi ruang yang mempererat hubungan sosial dan spiritual masyarakat.

“Hari ini kita berkumpul dalam satu majelis, tidak melihat siapa yang pernah menjadi pejabat atau yang sedang menjabat. Semuanya hadir sebagai hamba Allah,” ungkapnya.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Amanah, Bambang Sugiyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Jakarta Utara. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah kegiatan keagamaan menjadi motivasi bagi pengurus dan jemaah untuk terus memakmurkan masjid.

Bambang menjelaskan, Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Keluarga Masa Kini”. Peringatan tersebut turut diisi dengan tausiyah yang disampaikan KH Ridho Abdul Fattah.

“Sesuai tema hari ini, kami ingin menekankan pentingnya membangun keluarga yang kuat di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Masjid Al-Amanah telah berdiri sejak 1984 di atas lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pengembangan dan renovasi masjid terus dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sejak 1986.

Ke depan, Bambang berharap keberadaan Masjid Al-Amanah dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sunter Agung, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami berharap Masjid Al-Amanah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat bagi warga Sunter Agung,” tandasnya.

Tags
#Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik
Bagikan Berita